Jakarta: Konser BIGBANG di Singapura dijadwalkan berlangsung di tengah memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Grup K-Pop tersebut dijadwalkan tampil di National Stadium pada 17 dan 18 Oktober 2026.
Kondisi kabut asap menjadi perhatian menjelang pelaksanaan konser. Namun, hingga Kamis, 15 Oktober 2026, belum ada konfirmasi resmi bahwa kondisi tersebut menyebabkan pembatalan atau perubahan jadwal pertunjukan.
Konser BIGBANG Dijadwalkan 17–18 Oktober
Berdasarkan informasi penyelenggara melalui The Kallang, konser bertajuk BIGBANG 2026-2027 WORLD TOUR XX : COSMOS dijadwalkan berlangsung selama dua hari.
Belum ada pengumuman resmi mengenai perubahan jadwal konser akibat kabut asap. Informasi terbaru terkait pelaksanaan acara masih perlu dipantau melalui kanal resmi penyelenggara.
Kabut Asap Karhutla Indonesia Pengaruhi Kualitas Udara Singapura
Badan Lingkungan Nasional Singapura (NEA) melaporkan adanya penurunan kualitas udara akibat kabut asap yang berasal dari kebakaran di wilayah Indonesia.
Dalam pembaruan situasi kabut asap pada 14 Oktober 2026, NEA mencatat konsentrasi PM2.5 selama satu jam mencapai 139–251 mikrogram per meter kubik pada pukul 16.00 waktu setempat. Sementara itu, indeks standar polutan (PSI) selama 24 jam berada pada kisaran 118–168, yang masuk kategori tidak sehat.
Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi aktivitas luar ruangan, termasuk kegiatan yang melibatkan banyak orang. Meski demikian, belum ada konfirmasi bahwa kondisi kualitas udara tersebut berdampak langsung pada operasional konser BIGBANG.
Singapura Siap Bantu Indonesia Tangani Kebakaran
Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Singapura Grace Fu sebelumnya menyampaikan kesiapan pemerintahnya untuk membantu Indonesia menangani kebakaran hutan.
"Kami siap membantu jika diperlukan," ujar Grace Fu, sebagaimana dikutip Channel NewsAsia pada 10 Oktober 2026.
Pernyataan tersebut berkaitan dengan kesiapan Singapura memberikan bantuan untuk penanganan kebakaran. Namun, pernyataan itu tidak secara khusus membahas konser BIGBANG ataupun kemungkinan perubahan jadwal acara.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari promotor maupun pihak BIGBANG yang menghubungkan kondisi kabut asap dengan perubahan pelaksanaan konser di Singapura. Penonton disarankan memantau pengumuman resmi penyelenggara serta perkembangan kualitas udara menjelang hari pertunjukan.
(Annisa Julinah)