Sebagai satu-satunya perwakilan Indonesia dalam kompetisi tersebut, Svara Nusantara berhasil mencatatkan skor 91,35, sekaligus menjadi peraih nilai tertinggi di kategori Mixed Choir. Mereka unggul atas peserta asal Jepang yang menempati posisi kedua dengan skor 87,77.
Tak hanya keluar sebagai juara kategori, Svara Nusantara juga terpilih sebagai Grand Prix Round Finalist, sehingga berhak tampil di babak puncak bersama para juara kategori dari berbagai negara.
Salah satu momen paling berkesan bagi Svara Nusantara terjadi ketika Artistic Director Tokyo International Choir Competition, Ko Matsushita, datang langsung untuk menyampaikan kabar bahwa mereka berhasil melaju ke babak Grand Prix.
"Saya tidak bisa menunggu lebih lama lagi untuk menyampaikan bahwa kalian akan melaju ke Grand Prix Round," ujar Ko Matsushita saat mengumumkan kelolosan Svara Nusantara, sebagaimana dikutip dari keterangan resmi yang diterima Medcom.id, Rabu, 29 Juli 2026.
Bagi Svara Nusantara, pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan mereka sebagai komunitas paduan suara independen. Sejak berdiri, kelompok ini terus berkembang melalui proses latihan yang konsisten, produksi karya, kolaborasi, serta kerja kolektif yang melibatkan anak-anak muda dari berbagai latar belakang.
Hasil dari Proses Panjang
Choir Master sekaligus salah satu pendiri Svara Nusantara, Ahmad Yani atau yang akrab disapa Javert, menyebut prestasi tersebut merupakan buah dari proses panjang yang dijalani bersama seluruh anggota."Menjadi Category Winner di kategori Mixed Choir dan mendapatkan kesempatan tampil di Grand Prix Round adalah pengalaman yang sangat berarti bagi Svara Nusantara. Kami datang ke Tokyo bukan hanya untuk berkompetisi, tetapi juga membawa cerita, kerja keras, dan semangat anak muda Indonesia ke panggung internasional," ujar Yani.
Ia mengakui perjalanan menuju kompetisi tersebut tidak mudah. Sebagai komunitas independen, mereka harus membangun berbagai aspek secara mandiri, mulai dari proses musikal, produksi, pendanaan, hingga kesiapan mental seluruh anggota.
"Capaian ini bukan hanya tentang skor atau gelar, tetapi tentang bagaimana kami membuktikan bahwa kerja kolektif, disiplin, dan rasa percaya terhadap proses dapat membawa kami sejauh ini," lanjutnya.
Dapat Apresiasi dari Juri Internasional
Penampilan Svara Nusantara juga mendapat apresiasi dari Paul Smith, juri asal Britania Raya yang juga merupakan co-founder grup vokal peraih nominasi Grammy VOCES8, penulis The VOCES8 Method, sekaligus CEO VOCES8 Foundation."Terima kasih atas penampilan yang sangat dramatis ini. Saya sangat menyukai energi tersebut. Sesekali, saya akan menyarankan agar beberapa bagian dibawakan sedikit lebih perlahan untuk memberi ruang bagi musik dan teks agar dapat berbicara dengan lebih jelas. Secara keseluruhan, saya menyukai suara paduan suara kalian," tulis Paul Smith dalam lembar penilaiannya.
Membawa Harmoni Indonesia ke Tokyo

Selama mengikuti kompetisi, Svara Nusantara tidak hanya tampil di panggung utama Tokyo International Choir Competition. Mereka juga berpartisipasi dalam satellite concert di Edozakura-dori Street serta tampil dalam TICC Exchange Party, yang mempertemukan peserta dari berbagai negara, seperti Jepang, Taiwan, Bulgaria, Amerika Serikat, Polandia, dan sejumlah negara lainnya.
Pada kesempatan tersebut, Svara Nusantara membawakan lagu daerah "Mana Lolo Banda" dari Rote, Nusa Tenggara Timur, yang diaransemen oleh Arga Rakasiwi. Lagu tersebut dipilih sebagai upaya memperkenalkan kekayaan musik Nusantara kepada peserta dan penonton internasional sekaligus membawa identitas budaya Indonesia ke panggung dunia.
Meski belum berhasil membawa pulang gelar Grand Champion, Svara Nusantara menegaskan komitmennya untuk terus berkembang dan menghadirkan karya terbaik di setiap kesempatan.
"Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini, tetapi perjalanan Svara Nusantara tidak berhenti di sini. Kami percaya bahwa setiap panggung adalah ruang belajar. Setelah Tokyo, kami ingin terus bertumbuh, memperbaiki diri, dan membawa karya-karya yang semakin matang. Harapan kami, Svara Nusantara dapat terus menjadi ruang bagi anak muda untuk berkarya, berproses, dan membawa nama Indonesia dengan rasa hormat dan kebanggaan," tutup Ahmad Yani.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa semangat komunitas, kerja kolektif, dan kecintaan terhadap musik mampu mengantarkan talenta Indonesia bersaing di panggung internasional. Dari Tangerang Selatan menuju Tokyo, Svara Nusantara menunjukkan bahwa harmoni Indonesia mampu bergema hingga ke dunia.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda