Konser Solo Lay EXO di Beijing (tangkapan layar Facebook)
Konser Solo Lay EXO di Beijing (tangkapan layar Facebook)

Lay EXO Cetak Sejarah! Konser Solo Terbarunya Resmi Masuk Guinness World Records

Muhammad Syahrul Ramadhan • 17 April 2026 13:31
Ringkasnya gini..
  • Lay Zhang resmi masuk Guinness World Records lewat kategori LED scroll terpanjang (110 meter) dalam konser solo di Beijing tahun 2025.
  • Tur "GRANDLINE 5" ini memadukan legenda Monkey King dengan teknologi visual futuristik, menciptakan standar baru produksi konser global.
  • Pencapaian ini mengukuhkan posisi Lay sebagai kreator visioner yang berhasil mendobrak batas produksi pertunjukan musik modern.
Jakarta: Penyanyi, penari, dan aktor multitalenta asal China, Lay EXO (Zhang Yixing) atau juga lebih dikenal Lay EXO, baru saja menorehkan pencapaian luar biasa di panggung internasional. Bukan sekadar konser biasa, tur terbarunya telah resmi mencatatkan nama Lay dalam buku rekor dunia, Guinness World Records.
 
Pencapaian ini membuktikan bahwa anggota grup EXO tersebut tidak hanya unggul dalam olah vokal dan tari, tetapi juga merupakan seorang visioner di bidang produksi pertunjukan.

LED Scroll Terpanjang di Dunia

Lay EXO meraih rekor dunia untuk kategori “Longest Retractable LED Scroll Used in a Solo Concert” (Gulungan LED yang Dapat Ditarik Terpanjang yang Digunakan dalam Konser Solo). Inovasi panggung yang memukau ini ditampilkan dalam tur bertajuk “The 2025 Lay EXO GRANDLINE 5 Monkey King Rocking The Heavenly Palace Tour” di Beijing.
 
LED raksasa tersebut didesain unik menyerupai gulungan naskah kuno (scroll) yang dapat membentang secara otomatis. Tidak tanggung-tanggung, panjang gulungan LED tersebut mencapai 110 meter (sekitar 360 kaki 10 inci), menciptakan visual yang megah dan imersif bagi puluhan ribu penonton yang hadir.

Lay EXO Cetak Sejarah! Konser Solo Terbarunya Resmi Masuk Guinness World Records
(Tangkapan layar X @GWR)
 

Perpaduan Seni Tradisional dan Teknologi Futuristik

Konsep ini menjadi sorotan dunia karena kreativitasnya dalam menggabungkan elemen budaya (terinspirasi dari kisah Monkey King) dengan teknologi visual skala besar. LED scroll tersebut tidak hanya berfungsi sebagai layar, tetapi juga sebagai bagian dari panggung yang membawa penonton masuk ke dalam dunia fantasi Lay EXO.
 
Banyak kritikus musik dan ahli teknologi menilai konsep ini sebagai standar baru dalam produksi konser modern, yang menggabungkan estetika seni pertunjukan dengan kecanggihan infrastruktur digital.
 
Bagi para penggemar, pencapaian ini adalah bukti kerja keras Lay yang selalu ingin memberikan pengalaman terbaik. Dengan rekor dunia ini, Lay EXO semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu artis solo paling berpengaruh di industri musik global saat ini.
 
Pencapaian Lay EXO ini bukan sekadar angka di atas kertas rekor dunia, melainkan bukti nyata bahwa batasan antara seni dan teknologi semakin memudar. Dengan keberhasilan LED scroll raksasa ini, Lay telah membuka gerbang bagi masa depan industri hiburan yang lebih imersif dan inovatif. Sebuah standar baru telah ditetapkan, dan dunia kini menanti kejutan apa lagi yang akan dihadirkan oleh sang 'Monkey King' di panggung-panggung berikutnya
 
(Fany Wirda Putri)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA