Rough Trade menyampaikan ucapan belasungkawa secara resmi melalui akun Instagram mereka pada Selasa, 13 Januari 2026, sekaligus menyampaikan simpati kepada keluarga dan rekan-rekan Matt.
“Beristirahatlah dengan tenang, Matt Kwasniewski-Kelvin, gitaris pendiri black midi. Simpati kami yang terdalam kepada teman-teman, keluarga, dan teman-teman bandnya,” tulis mereka.
Label itu juga menekankan peran Matt sebagai sosok kreatif yang penting bagi band dan komunitas musik independen. Mereka mengenang kontribusi Matt dengan menyebutnya sebagai inspirasi dalam Black Midi.
“Matt adalah inspirasi dan salah satu kreator utama yang membuat band ini berarti bagi kami,” sambung Rough Trade dalam pernyataannya.
Selain mengenang bakat Matt, Rough Trade juga menyinggung kondisi kesehatan mental yang dialami gitaris tersebut.
“Kami sangat sedih mendengar bahwa kematian Matt terjadi setelah pertempuran panjang dengan kesehatan mental,” lanjut pernyataan itu.
Mereka pun membagikan informasi layanan bantuan bagi yang membutuhkan dukungan kesehatan mental, sebagai bentuk perhatian sekaligus edukasi publik.
“@/calmzone menyediakan layanan penyelamatan nyawa, informasi dan saran untuk membantu siapa saja yang berjuang dengan kesejahteraan mental mereka,” pungkas Rough Trade.
Matt pertama kali dikenal publik sebagai gitaris pada album debut Black Midi, Schlagenheim (2019), yang masuk nominasi Mercury Prize. Namun, di awal 2021, ia memutuskan mundur dari band untuk fokus pada pemulihan dirinya.
Dalam akun Facebook pribadinya, Matt menjelaskan alasan cuti dari band demi kesehatannya.
“Saya telah mengambil cuti dari band karena kesehatan mental saya kurang baik,” ungkapnya kala itu.
Baca Juga :
Aktor Veteran Ahn Sung-ki Meninggal Dunia
Setelah kepergian Matt, band asal London itu melanjutkan karier dengan tiga anggota tersisa dan merilis dua album lagi. Black Midi kemudian mengumumkan hiatus pada Agustus 2024 untuk mengerjakan proyek solo.
(Maulia Chasanah)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News