Ilustrasi konser (Foto: pixabay)
Ilustrasi konser (Foto: pixabay)

Penjelasan Polri Belum Izinkan Konser Offline

Hiburan konser musik musik indonesia
Sunnaholomi Halakrispen • 09 Maret 2021 19:08
Jakarta: Sejumlah musisi dan pelaku ekonomi kreatif masih berupaya untuk diselenggarakannya konser offline dengan protokol kesehatan. Namun, izin belum didapatkan. Polri pun memberikan tanggapan terkait isu tersebut.
 
"Tidak ada niat yang tidak baik dari kepolisian," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Rusdi Hartono dalam Blok M Music Conference 2021, Menunggu Hari Dikabulkannya Perizinan Konser Offline.
 
Ia mengatakan bahwa keputusan yang ditetapkan Polri telah melalui kajian yang mendalam. Tentunya, mementingkan keselamatan masyarakat Indonesia. Hal ini juga berlaku bagi keputusan perizinan penyelenggaraan konser offline di tengah pandemi covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Brigjen Rusdi menekankan, perlu diadakannya kegiatan duduk bersama. Fokusnya, mencari format yang pas dalam mengkaji bagaimana kegiatan musik bisa berjalan di masa pandemi.
 
"Sangat terbuka Polri. Yang penting kita bisa sama-sama meyakinkan seandainya kegiatan dapat berjalan ya protokol kesehatan itu menjadi sesuatu yang harus kita utamakan. Jangan sampai nanti kegiatan-kegiatan musik offline ada kumpulan-kumpulan segala macam, menjadi cluster baru (pasien covid-19). Kasihan," jelasnya.
 
"Kita melihat teman-teman kita di satgas covid-19, apabila menemukan cluster baru, pekerjaan mereka berat. Harus men-tracing, harus men-testing, segala macam. Ini hal yang perlu kita perhatikan bersama," tambahnya.
 
Di sisi lain, kata Rusdi, aturan perizinan yang dikeluarkan oleh kepolisian tidak hanya diputuskan oleh pihak kepolisian. Sebab, pihaknya membutuhkan rekomendasi dari pihak-pihak terkait.
 
Salah satunya, dari pihak satgas covid-19 yang ada di daerah. Itu yang menjadi panduan, hal yang harus dipenuhi ketika Polri akan mengeluarkan perizinan terkait suatu kegiatan. Seperti apa yang telah dilakukan oleh pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
 
"Kemenpora mengambil inisiasi mengundang pihak-pihak terkait. Ada kepolisian, ada PSSI, ada KONI, juga ada LIB yang menjalankan daripada kompetisi. Itu duduk bersama dalam satu meja. Kemudian juga ada satgas covid-19. Ini saya rasa pola yang bisa dicontoh, bagaimana bisa mencari solusi terhadap kegiatan-kegiatan seni di Tanah Air," paparnya.
 
 
 
(ELG)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif