Lewat lagu-lagunya, ia berhasil menyanyikan lagu yang bukan hanya sekadar lirik namun cerita tentang perpisahan yang diungkapkan lewat narasi dan melodi. Tak sedikit orang mengaku bahwa mereka terbawa suasana ketika mendengar lagu-lagu tersebut, dan meneteskan air mata.
Baca Juga :
Lirik dan Makna Lagu "Ada Titik-Titik di Ujung Doa" - Sal Priadi, Melepas Memori Buruk Masa Lalu
Berikut lagu Sal Priadi tentang perpisahan.
1. Gala Bunga Matahari
Pada album yang berjudul “MARKERS AND SUCH PENS FLASHDISKS” Sal Priadi merilis single berjudul “Gala Bunga Matahari” pada 8 Agustus 2024. Lagu ini berhasil menarik masyarakat atas perasaan kehilangan terhadap orang-orang yang pergi dan kita cintai. Sal mengaku saat menulis lagu ini, ia dalam keadaan perasaan dan suasana hati yang sedih.Lirik :
Mungkinkah, mungkinkah
Mungkinkah kau mampir hari ini?
Bila tidak mirip kau
Jadilah bunga matahari
Yang tiba-tiba mekar di taman
Meski bicara dengan bahasa tumbuhan
Ceritakan padaku
Bagaimana tempat tinggalmu yang baru
Adakah sungai-sungai itu benar-benar
Dilintasi dengan air susu?
Juga badanmu tak sakit-sakit lagi
Kau dan orang-orang di sana muda lagi
Semua pertanyaan, temukan jawaban
Hati yang gembira, sering kau tertawa
Benarkah orang bilang
Ia memang suka bercanda?
Mungkinkah, mungkinkah
Mungkinkah kau mampir hari ini?
Bila tidak mirip kau
Jadilah bunga matahari
Yang tiba-tiba mekar di taman
Meski bicara dengan bahasa tumbuhan
'Kan kuceritakan padamu
Bagaimana hidupku tanpamu
Kangennya masih ada di setiap waktu
Kadang aku menangis bila aku perlu
Tapi aku sekarang sudah lebih lucu
Jadilah menyenangkan s'perti katamu
Jalani hidup dengan penuh sukacita
Dan percaya kau ada di hatiku s'lamanya, oh-oh
Mungkinkah, mungkinkah
Mungkinkah kau mampir hari ini?
Bila tidak mirip kau
Jadilah bunga matahari
Mungkinkah, mungkinkah
Mungkinkah kau mampir hari ini?
Bila tidak sekarang
Janji kita pasti 'kan bertemu lagi
2. Ada Titik-titik di Ujung Doa
Lagu ini dirilis pada 30 April 2024 dalam album “MARKERS AND SUCH PENS FLASHDISKS”. Namun, vidio musik nya sendiri resmi ditayangkan pada 11 Maret 2026. Secara mendasar, lagu ini menceritakan tentang perasaan rindu kepada seseorang yang ia cintai dan sangat berarti, Doa adalah salah satu cara paling sederhana untuk menjaga kedekatan walaupun perpisahan telah terjadi.Lirik :
Ada titik-titik di ujung doa
Doa keselamatan penutup malam
Yang harus diisi nama
Maka kuisi dengan namamu
Nama lengkapmu hurufnya kuhias berjuta warna
Sebisanya aku gambarkan juga bunga-bunga
Lengkap dengan kupu-kupu
Terbang di sekitarnya oh-oh-uh-yeah
Aku mencoba gambarkan juga
Bentuk wajahmu meski yang kuingat matamu saja
Kalau jelek kamu jelas ga boleh marah-marah
Kapan terakhir bertemu bahkan ku sudah lupa oh-oh-uh
Ada titik-titik di ujung doa-doa
Keselamatan penutup malam
Kuisi dengan namamu
Kucoba memaafkanmu selalu
Kalau disitu ada salahku
Maafkanku juga
Ini rasanya sulit sekali
Ingat hatiku dihancurkan jadi berkeping-keping
Hari ini aku coba merakitnya lagi
Meski kalau diamati
Agak aneh bentuknya ah ah ah
Ada titik-titik di ujung doa-doa
Keselamatan penutup malam
Kuisi dengan namamu
Kucoba memaafkanmu selalu
Kalau disitu ada salahku
Maafkanku juga
Ada titik-titik di ujung doa-doa
Keselamatan penutup malam
Kuisi dengan namamu
Kucoba memaafkanmu selalu
Terselipkah aku disana
Di doa doamu juga
Ada titik-titik
3. EPISODE
Lagu ini menjadi salah satu track dalam album “MARKERS AND SUCH PENS FLASHDISKS”. Lagu Episode ini hadir sebagai suara hati anak muda yang mulai jenuh dengan keramaian. Liriknya menggambarkan fase hidup di pertengahan 20-an, ketika pesta dan nongkrong perlahan tergantikan oleh kebutuhan untuk menemukan ruang sunyi dan lebih kenal diri sendiri.Lirik :
Di umurku yang segini
Teman dekat makin sedikit
Ada untuk tempat cerita
Juga jadi teman pesta
Kalau dulu, lain cerita
Sehari bisa tiga
Sampai lima tempat berbeda
Di sana aktif semua
Sekarang tubuhku sering minta waktu
Untuk sendirian
Kar'na banyak pertanyaan menemukan jawaban
Bukan di keramaian
Pergi yang jauh sendirian
Tidur, bangun, melamun berjam-jam
Lebih banyak dengarkan badan
Kuajak dia 'tuk kenalan lagi
Pergi yang jauh sendirian
Tidur, bangun, melamun berjam-jam
Lebih banyak dengarkan badan
Kuajak dia 'tuk kenalan lagi
Sekarang tubuhku sering minta waktu
Untuk sendirian
Kar'na banyak pertanyaan menеmukan jawaban
Bukan di keramaian
Pergi yang jauh sendirian
Tidur, bangun, mеlamun berjam-jam
Lebih banyak dengarkan badan
Kuajak dia 'tuk kenalan lagi
Pergi yang jauh sendirian
Tidur, bangun, melamun berjam-jam
Lebih banyak dengarkan badan
Kuajak dia 'tuk kenalan lagi
(Maiza Jasmine A.R)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News