Melihat lautan manusia yang memadati seisi stadion di konsernya, Ye dengan penuh percaya diri dan bangga langsung mengklaim bahwa penampilannya di Turki telah mencatatkan rekor baru dalam sejarah industri musik dunia.
“Saya hanya ingin memberi tahu kalian semua, kita baru saja memecahkan rekor, 118.000, pertunjukan stadion terbesar sepanjang masa,” seru Ye kepada penonton dari atas panggung, dikutip dari Türkiye Today pada Senin, 1 Juni 2026.
Dalam penampilan perdananya di Turki, Ye menghibur para penonton selama dua jam di Atatürk Olympic Stadium Istanbul. Konser ini bahkan tak hanya dihadiri oleh warga lokal Turki, melainkan juga sukses menarik gelombang penonton lintas negara yang rela pergi jauh-jauh dari Rusia, Kazakhstan, Inggris, Jerman, Amerika Serikat, hingga Polandia.
Atmosfer di dalam Stadion Olimpiade Atatürk kian membara dan membuat penonton histeris ketika Ye secara mengejutkan memboyong rapper papan atas, Travis Scott, ke atas panggung untuk berkolaborasi.
Tak hanya mengandalkan daya tarik Travis Scott, konser megah ini juga turut diramaikan oleh sederet musisi dan rapper kenamaan Turki yang bertindak sebagai penampil pembuka, mulai dari Yener Cevik, Mavi, Sena Sener, Pera, hingga Motive.
@ismetarici Kanye West Istanbul 30/05/2026 #kanyewest #yeconcert ♬ original sound - ismetarici
Kesuksesan konser di Istanbul ini seolah menjadi napas baru bagi Ye setelah dirinya dihantam gelombang boikot massal yang masif sejak awal tahun 2025 lalu. Rekam jejak kontroversi mantan suami Kim Kardashian ini memang sempat melonjak tajam usai kontroversi dirinya di ajang Grammy Awards 2025.
Selain kerap memicu perdebatan lewat aksi pamer busana eksentrik bersama istrinya, Bianca Censori, Ye sempat melakukan serangkaian aksi provokatif di media sosial. Tahun lalu, Ye merilis lagu “Heil Hitler” yang menampilkan ideologi Nazi secara eksplisit.
Imbas dari aksi kelewat batasnya tersebut, sejumlah negara Eropa seperti Inggris, Polandia, dan Italia langsung mencekal dan memboikot kedatangan sang musisi saat ingin menggelar konser.
Buntut aksinya tersebut, Ye sempat melayangkan surat permintaan maaf terbuka sebanyak satu halaman penuh yang dimuat di surat kabar finansial bergengsi, Wall Street Journal, pada awal Januari 2026 kemarin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News