Aksi Banting Gitar Otong KOIL dan Kenangan Kamera Rusak
KOIL (Foto: Medcom/Shindu)
Jakarta: Entah berapa kali saya menonton konser KOIL, baik dalam rangka kerja untuk peliputan atau sengaja hadir dalam acara yang menampilkan mereka. Di acara Hammersonic 2018 yang digelar Minggu, (22/7/2018), saya kembali menyaksikan penampilan band asal Bandung ini.

Berbeda dari tahun lalu yang dihelat di Ecopark Ancol, Hammersonic 2018 digelar di Pantai Karnaval Ancol. Penampilan KOIL di Pantai Karnaval Ancol ini membawa ingatan saya pada kejadian delapan tahun lalu di sekitaran tempat yang sama, tapi acara berbeda. 

KOIL kala itu tampil dalam acara Java Rockin'land. Malam itu, sekitar pukul 19.00 WIB, ratusan orang berbondong-bondong menuju Dome Stage, tempat KOIL akan tampil. Tanpa basa-basi, Adam, Doni, Leon memainkan alat musiknya masing-masing, sebelum sang pemegang kendali mikrofon, Otong muncul ke hadapan penonton. 


KOIL manggung di waktu 'cantik', tanggal 10, bulan 10 (Oktober), tahun 2010. Karena itu, di sela penampilannya mereka bermurah hati membagikan sebuah gitar khusus untuk penonton perempuan yang punya tanggal lahir 10 Oktober. 

Puas memainkan beberapa lagu, KOIL membawakan lagu Nyanyikan Lagu Perang. Di penghujung lagu, Otong membanting-banting gitar. Lantaran melihat hal menarik, saya kembali mengeluarkan kamera saku yang sempat saya gunakan di awal-awal penampilan KOIL. 

Saat Otong sedang gila-gilanya membanting gitar, "blep", kamera saku saya tiba-tiba mati. Berulang kali saya hidupkan kembali tidak bisa meski sudah menggunakan baterai baru. Selang beberapa lama setelah penampilan KOIL selesai, kamera itu akhirnya menyala. Tapi sayangnya, setiap ketika tombol rana ditekan, foto yang dihasilkan hanya layar hitam, sama seperti gambar sebelumnya. 

Alhasil, kamera tak bisa saya gunakan untuk merekam aksi band legendaris Stryper yang tampil tak lama setelah penampilan KOIL. Kamera itu akhirnya saya kembalikan ke kantor dengan potret terakhir berupa gambar hitam. Jika semua sesuai rencana, mungkin gambar hitam itu berisi Otong sedang "kesetanan" membanting-banting gitarnya. 

Setidaknya empat kali sesudah peristiwa itu saya melihat pemandangan serupa dalam aksi KOIL. Dari yang awalnya begitu memikat hingga menjadi terbiasa karena membanting gitar memang sudah menjadi ciri khas aksi panggung mereka. 

Nah, aksi banting gitar itu kembali dilakukan Otong di Hammersonic 2018. Ada dua gitar Flying V yang dibanting Otong hingga hancur lebur. 

Selain membanting gitar, Otong juga kembali bermurah hati membagikan gitar kepada salah seorang penonton yang berulang tahun. Sebelum tampil, Otong memang sudah mengatakan akan memberikan gitar ke penonton sebagai nazar tampilnya In Flames ke Hammersonic. 


KOIL di Hammersonic 2018 (Foto: Medcom/Elang)

Lagu-lagu yang dibawakan KOIL di Hammersonic 2018 hampir tak jauh berbeda dengan pertama kalinya saya menonton mereka. Lagu-lagu seperti Aku Lupa Aku Luka, Mendekati Surga hingga Kenyataan Dalam Dunia Fantasi masih menjadi andalan dalam aksi panggung KOIL. 

Masih belum berubahnya lagu yang dibawakan, salah satunya disebabkan tidak adanya album baru yang dihasilkan KOIL sejak terakhir kali merilis Blacklight Shines On pada 2007. Otong mengaku selalu mengalami kendala setiap kali hendak merampung album baru KOIL. Padahal, lirik dan lagu-lagu yang mereka miliki cukup berlimpah. Meski begitu, Otong yakin Desember tahun ini akan ada materi baru yang akan mereka rilis. 

Album Baru KOIL Terjebak Rentetan Teror Mistik



 



(ELG)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id