Jakarta: Penyanyi Britney Spears merilis lagu yang ditulis bersama mantan kekasihnya, Justin Timberlake, berjudul “She’ll Never Be Me”. Lagu yang direkam pada 2001 itu akhirnya dipublikasikan setelah lebih dari dua dekade tersimpan dan menjadi bagian dari perayaan 25 tahun album Britney.
Lagu tersebut dirilis pada 9 Oktober 2026 sebagai bagian dari rangkaian menuju peluncuran edisi ulang tahun ke-25 album Britney, yang dijadwalkan meluncur pada 6 November 2026. Lagu ini sebelumnya tidak pernah dirilis secara resmi meskipun telah direkam untuk album ketiga Britney Spears tersebut.
Menariknya, “She’ll Never Be Me” bukan kolaborasi baru yang direkam Britney Spears dan Justin Timberlake saat ini. Keduanya menulis lagu tersebut ketika masih menjalin hubungan asmara pada awal 2000-an. Justin juga menyumbangkan vokal latar dalam rekaman itu.
Lagu tentang Mantan Kekasih yang Beralih ke Orang Lain
“She’ll Never Be Me” mengangkat tema kepercayaan diri dan perasaan seorang perempuan yang menilai dirinya tidak dapat digantikan oleh orang lain. Liriknya menggambarkan sosok yang menyindir mantan kekasih karena telah berpaling kepada seseorang yang dianggap menyerupai dirinya.
Tema tersebut membuat perilisan lagu ini kembali menarik perhatian penggemar, mengingat Britney Spears dan Justin Timberlake pernah menjadi salah satu pasangan selebritas paling populer pada akhir 1990-an hingga awal 2000-an.
Keduanya mulai menjalin hubungan pada 1999 dan berpisah pada 2002. Setelah perpisahan itu, kehidupan asmara mereka sempat menjadi sorotan media dan publik selama bertahun-tahun.
Meski demikian, lagu “She’ll Never Be Me” merupakan karya yang dibuat pada masa lalu. Perilisannya saat ini tidak serta-merta menunjukkan bahwa lagu tersebut ditujukan untuk menggambarkan kondisi hubungan mereka sekarang.
Masuk Edisi Spesial Album Britney
Lagu “She’ll Never Be Me” menjadi satu dari lima materi yang sebelumnya belum pernah dirilis secara resmi dan akan dimasukkan dalam edisi ulang tahun ke-25 album Britney.
Selain lagu tersebut, edisi spesial itu juga akan memuat “Am I a Sinner”, “When I Say So”, “My Big Secret”, serta versi studio lengkap “Right Now (Taste the Victory)” yang sebelumnya berkaitan dengan kampanye iklan Pepsi pada 2002.
Album Britney pertama kali dirilis pada November 2001 dan menandai fase musikal yang lebih dewasa dalam perjalanan karier Britney Spears. Album tersebut melahirkan sejumlah lagu populer, termasuk “I’m a Slave 4 U”, “Overprotected”, dan “I’m Not a Girl, Not Yet a Woman”.
Sementara itu, Justin Timberlake juga pernah berkontribusi dalam album tersebut melalui lagu “What It’s Like to Be Me”, yang turut ditulisnya dan menampilkan vokal latar darinya.
Perilisan Musik Baru Britney Spears Jadi Sorotan
Perilisan “She’ll Never Be Me” juga menarik perhatian karena menjadi rekaman Britney Spears yang baru dipublikasikan setelah kolaborasinya dengan will.i.am, “Mind Your Business”, pada 2023. Meski demikian, materi tersebut berasal dari sesi rekaman lama, bukan lagu yang baru dibuat pada 2026.
Britney sebelumnya menyatakan pada 2024 bahwa dirinya tidak berencana kembali ke industri musik. Karena itu, perilisan materi dari arsip rekamannya menjadi kesempatan bagi penggemar untuk mendengarkan karya yang sebelumnya belum tersedia secara resmi.
Edisi ulang tahun ke-25 album Britney dijadwalkan hadir pada 6 November 2026. Perilisan tersebut sekaligus membuka kembali salah satu bagian dari perjalanan musikal Britney Spears dan kolaborasinya dengan Justin Timberlake pada awal 2000-an.
(Annisa Julinah)