Lagu Majulah Singapura (Foto: YouTube IPC Indonesia Project)
Lagu Majulah Singapura (Foto: YouTube IPC Indonesia Project)

Lirik dan Makna Lagu Majulah Singapura

Agustinus Shindu Alpito • 27 September 2026 12:07
Ringkasnya gini..
  • “Majulah Singapura” bukan sekadar lagu kebangsaan bagi masyarakat Singapura.
  • Pesan tersebut menjadi inti dari lagu yang diciptakan Zubir Said pada 1958
  • Setelah Singapura merdeka pada 9 Agustus 1965, “Majulah Singapura” akhirnya menjadi lagu kebangsaan Republik Singapura.

Jakarta: “Majulah Singapura” bukan sekadar lagu kebangsaan bagi masyarakat Singapura. Di balik liriknya yang sederhana, lagu ini berisi seruan agar masyarakat bersatu dan bersama-sama bergerak menuju masa depan yang lebih baik. Judul “Majulah Singapura” sendiri berarti “Onward Singapore” atau “Majulah Singapura”.

Makna Lagu Majulah Singapura

“Majulah Singapura” menggambarkan semangat persatuan, kebersamaan, dan harapan terhadap masa depan Singapura. Liriknya mengajak masyarakat untuk bergerak bersama menuju kebahagiaan dan keberhasilan.

Pesan tersebut menjadi inti dari lagu yang diciptakan Zubir Said pada 1958. Pemerintah Singapura menjelaskan bahwa lagu tersebut memiliki lirik sederhana dalam bahasa Melayu, tetapi membawa semangat untuk menyatukan masyarakat dari berbagai latar budaya, ras, bahasa, dan kondisi sosial.

Salah satu gagasan utama dalam “Majulah Singapura” adalah pentingnya berjalan bersama. Lagu ini tidak hanya berbicara tentang kemajuan negara, tetapi juga tentang masyarakat yang menjadi bagian dari perjalanan tersebut.

Karena itu, maknanya dapat dipahami sebagai ajakan kepada seluruh rakyat Singapura untuk meninggalkan perbedaan dan memiliki tujuan bersama. Semangat tersebut juga berkaitan dengan cita-cita membangun negara yang lebih baik bagi generasi berikutnya.

“Majulah Singapura” juga memiliki makna emosional bagi penciptanya. National Library Board Singapura mencatat bahwa Zubir Said menulis lagu tersebut sebagai bentuk kecintaan dan kesetiaannya terhadap Singapura, negara tempat ia membangun kehidupan. Karena itu, lagu tersebut dapat dilihat sebagai bentuk “lagu cinta” Zubir untuk negaranya.
 

Lirik Lagu Majulah Singapura

Mari kita rakyat Singapura
Sama-sama menuju bahagia
Cita-cita kita yang mulia
Berjaya Singapura

Marilah kita bersatu
Dengan semangat yang baru
Semua kita berseru
Majulah Singapura
Majulah Singapura

Marilah kita bersatu
Dengan semangat yang baru
Semua kita berseru
Majulah Singapura
Majulah Singapura

 

Sejarah Lagu Majulah Singapura

“Majulah Singapura” awalnya tidak dibuat sebagai lagu kebangsaan. Zubir Said menciptakan lagu tersebut untuk memperingati pembukaan kembali Victoria Theatre setelah direnovasi. Lagu itu pertama kali dipentaskan oleh Singapore Chamber Ensemble pada 6 September 1958.

Setelah Singapura memperoleh pemerintahan sendiri pada 1959, “Majulah Singapura” dipilih sebagai lagu kebangsaan negara bagian. Lagu tersebut kemudian diperkenalkan secara resmi pada 3 Desember 1959 ketika Yusof Ishak dilantik sebagai Yang di-Pertuan Negara pertama Singapura.

Ketika Singapura menjadi bagian dari Federasi Malaysia pada 1963, “Negaraku” digunakan sebagai lagu kebangsaan, sementara “Majulah Singapura” tetap menjadi lagu negara bagian.

Setelah Singapura merdeka pada 9 Agustus 1965, “Majulah Singapura” akhirnya menjadi lagu kebangsaan Republik Singapura.

Secara keseluruhan, “Majulah Singapura” membawa pesan sederhana tetapi kuat: sebuah bangsa dapat terus maju ketika masyarakatnya bersatu dan memiliki tujuan bersama. Lagu tersebut kemudian menjadi salah satu simbol identitas nasional Singapura hingga saat ini.

(Annisa Julinah)



Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA