Oncom Gondrong versi Azmy Z (Foto: YouTube/Azmy Z)
Oncom Gondrong versi Azmy Z (Foto: YouTube/Azmy Z)

Lirik Lagu Sunda "Oncom Gondrong", Lengkap dengan Maknanya

Elang Riki Yanuar • 02 Agustus 2026 08:00
Ringkasnya gini..
  • Lagu Oncom Gondrong karya Bungsu Bandung kembali populer usai dirilis ulang Azmy Z, lengkap dengan makna dan lirik berbahasa Sunda.
  • Oncom Gondrong mengangkat kisah pedagang dan pegawai kantoran lewat lirik jenaka yang menyimpan pesan tentang mencari nafkah.
  • Simak lirik, terjemahan, dan makna lagu Oncom Gondrong yang melegenda sejak 1987 serta kembali mencuri perhatian lewat versi terbaru Azmy Z.
Jakarta: "Oncom Gondrong” merupakan single paling populer karya penyanyi pop Sunda legendaris, Bungsu Bandung. Lagu ini dirilis pada tahun 1987 dan menjadi nama sebuah grup musik asal Bandung pada tahun 2013. Baru-baru ini, “Oncom Gondrong” dirilis ulang oleh Azmy Z.

Kini, lagu versi Bungsu Bandung sudah mendapatkan 604 ribu stream di Spotify dan audionya di YouTube telah didengar 142 ribu kali. Sementara itu, versi Azmy Z baru mendapat 3 ribu stream di Spotify dan video musiknya di YouTube turut ditonton 84 ribu kali.

Makna Lagu “Oncom Gondrong”

Lagu "Oncom Gondrong" merupakan lagu berbahasa Sunda yang dikemas dengan nuansa jenaka dan penuh permainan kata. Di awal lagu, pendengar diajak membayangkan keseharian pedagang makanan tradisional seperti oncom, bala-bala, ampyang, dan goreng dage. 
Memasuki bagian akhir, lagu ini menyampaikan pesan yang lebih dalam tentang cara mencari nafkah. Liriknya membandingkan kehidupan pegawai kantoran yang menerima gaji dan pensiun dengan pedagang yang setiap hari berjuang mencari keuntungan. 

Lirik Lagu “Oncom Gondrong”


On..... com..... o.... nine

Oncom oncom.. bala-bala..

Ampyang ampyang goreng dage

Tuh tingali.. si tukang dagang..

Rupina mah... nyandak karanjang

Teu tebih... tina sangkaan..

Moal lepat.. eta teh si tukang ampyang

Goreng dage tilu talen

Dicandak ka pulau saren

Mangkade ulah kelalen

Lami lami kepaten paten

lala.. lala.. lalalalala..

Ajen ajen ajen ajen ajen....

Ajen ajen ajen ajen

He liki liki liki

He liki liki liki

ya oya ya hoya ya hoya

ya o yaya..

Mana robihe sambel oncom dicampur jahe

dipake roda rodahe merege hese cap jahe

lala.. lala.. lalalalala..

Nu paling genah jadi pagawe kantoran

lamun saban bulan narima duit gajihan

Pakokolot ge pasti boga pangharepan

Bakal narima duit pangsiunan...

Anu puguh mah lamun jadi tukang dagang

Unggal poe teh teu weleh nyekel rebuan

Hatena bungah lamun meunang kauntungan

Lamun di imah tara kurang sandang pangan

Anu puguh mah tungtungna pasangka sangka

Ceuk itu kitu lamun euceuk ieu kieu

lala.. lala.. Lalalalala..

Terjemahan Lirik Lagu “Oncom Gondrong”

On... com... o... nine

Oncom, oncom... bala-bala...

Ampyang, ampyang, goreng dage

Lihatlah... si pedagang itu...

Sepertinya... sedang membawa keranjang

Tak jauh... dari dugaan...

Sepertinya memang... itu si penjual ampyang

Goreng dage tiga porsi

Dibawa ke Pulau Saren

Tapi jangan sampai lupa

Nanti lama-lama bisa celaka

Lala... lala... lalalalala...

Harga, harga, harga, harga, harga...

Harga, harga, harga, harga

He liki liki liki

He liki liki liki

Ya oya ya hoya ya hoya

Ya o yaya...

Mana lebih enak, sambal oncom dicampur jahe

Dipakai berputar-putar, sampai susah membedakan jahenya

Lala... lala... lalalalala...

Yang paling enak memang jadi pegawai kantoran

Karena setiap bulan menerima gaji

Saat sudah tua pun masih punya harapan

Karena akan menerima uang pensiun

Tapi kalau jadi pedagang

Setiap hari selalu memegang uang hasil jualan

Hatinya senang kalau mendapat untung

Di rumah pun kebutuhan sandang dan pangan tetap tercukupi

Yang pasti, pada akhirnya hanya jadi bahan prasangka

Kata yang ini begitu, kata yang itu begini

Lala... lala... lalalalala…



(Nyimas Ratu Intan Harleysha)



 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA