Festival internasional ini turut menghadirkan nama besar dunia, antara lain Disclosure dan MJ Cole. Neurotic menjadi band satu-satunya dari Indonesia dalam ajang ini.
Mono, multi-instrumentalist Neurotic, menceritakan bahwa keterlibatan mereka dalam festival internasional ini tidak lepas dari konsistensi Neurotic dalam komunitas musik dalam situs Discord.
"Kalau proses bisa sampai festival ini organik banget. Guy Lawrence dari Disclosure kayak orang tua angkat kami di komunitas, walaupun faktanya dia lebih muda dari beberapa dari personel Neurotic. Untuk beberapa musisi di sini hal ini kayak kuliah online, jadi festival ini terjadinya natural banget, dan hal ini adalah selebrasi setahun persahabatan kita semua dan juga selebrasi 10.000 member di (kanal) Discord Disclosure. Jadi nama-nama yang masuk ke pengisi acara secara natural adalah nama-nama yang setahun ini aktif," tukas Mono kepada Medcom.id, Kamis, 23 Juli 2021.
Mono sendiri sebagai pendiri Neurotic cukup melakukan banyak perubahan dalam band ini. Neurotic pertama kali merilis album berjudul Weird, pada 2014. Awalnya, Neurotic hadir sebagai band konvensional yang sarat unsur pop, rock alternatif. Tapi, belakangan Mono putar haluan membawa arah Neurotic menjadi sepenuhnya mengusung musik elektronik, mengeksplorasi ranah musik house, funk, sampai disko. Selain mengubah warna musik, Mono juga mengubah sedikit nama band ini menjadi We Are Neurotic.
"(Ada tambahan nama) We Are karena ternyata ada 17 (band dengan nama) Neurotic lain di dunia, ha-ha-ha. Dan sekalian sebetulnya ini band baru, solid sekarang bertiga, enggak kayak dulu yang in reality 95% kreatif sebetulnya gue yang ngerjain," lanjut Mono.
Pada awal rilis, Neurotic memang sempat mencuri perhatian dengan personel yang sebagian besar telah memiliki karier panjang di industri, yaitu Eno Gitara (drummer NTRL), Satriyo (vokalis dan gitaris Blackteeth), Byanos (bassist), dan Andra (gitaris).
Kini, dengan konsep baru, Neurotic terdiri dari Jonathan Mono (vokal, keyboard, synth & electric guitar), Karel William (drums, vokal) , dan Yosaviano Santoso (electric bass, electric guitar & Ableton). Untuk sampai pada kestabilan yang baru sebagai sebuah band, dan konsisten terlibat dalam komunitas musik dunia Neurotic melewati banyak sekali hal.
"Perasaan gue lebih ke, 10 tahun bisa dibilang hampir nggak ada yang peduli sama musik kita. Hidup gue pun sampai berantakan. Dalam enam bulan join komunitas global di Discord Disclosure, kita malah dihargai dan direspek. Dan tiba-tiba kita bertiga 'adalah Indonesia' di muka 10.000 produser yang ada di sana. Jadi membanggakan sekaligus ironis," tutup Mono.
.jpeg)