Slank bersama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pramono (Foto: Mustholih/Medcom.id)
Slank bersama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pramono (Foto: Mustholih/Medcom.id)

Slank Ajak Warganet Lawan Fitnah dan Hoaks di Semarang

Hiburan konser musik slank
Mustholih • 17 Maret 2019 17:25
Semarang: Grup band legendaris Slank, meminta warganet Jawa Tengah jangan ikut-ikutan menyebar berita bohong atau hoaks di media sosial. Ketimbang ikut-ikutan menyebar kabar bohong, sebaiknya warganet rame-rame memblokir akun-akun palsu.
 
"Bercerita soal generasi kepo yang jempolnya enggak pernah disekolahkan, selalu sebarkan hoaks, selalu kasih energi negatif. Semarang jangan ladenin, mending rame kita block," kata vokalis Slank, Akhadi Wira Satriaji alias Kaka, saat manggung di Apel Kebangsaan di Lapangan Simpang Lima, Semarang, Jawa Tengah, Minggu, 17 Maret 2019.
 
Ajakan itu disambut dengan dukungan puluhan ribu peserta Apel Kebangsaan bertajuk Kita Merah Putih tersebut. Slank mengajak peserta apel membuat tagar Pala Lu Peyang sebagai simbol perlawanan terhadap hoaks.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sebelum kita blok kita buat hastag #PalaLuPeyang di media sosial," ujar Kaka menegaskan.
 
Di Apel Kebangsaan, grup musik yang dipimpin Kaka itu membawakan sejumlah lagu yang berhasil menggugah semangat para peserta acara. Slank membuka penampilan mereka dengan membawakan seri musik Mars Slankers, Jurus Tandur dan Garuda Pancasila.

Baca juga: CHAI Kembali Kritik Kecantikan Lewat Single Terbaru

Selesai mengulik tiga lagu tersebut, Slank meminta peserta apel menjadi agen yang menyebar virus perdamaian di Indonesia. Menurut Kaka, Merah Putih dan Pancasila harus selalu tertanam di dada rakyat Indonesia.
 
"Mudah-mudahan semangat Merah Putih tetap menyala. Rasa Merah Putih harus berkibar dengan gagah. Harus jadi pemancar bahwa Indonesia harus lebih dulu, harus lebih maju," ungkap Kaka.
 
Saat Slank tampil di atas panggung, Lapangan Simpang Lima Semarang berubah menjadi lautan manusia. Bendera para Slanker berkibar di depan panggung membuat suasana apel menjadi lebih semarak.
 
Slank Ajak Warganet Lawan Fitnah dan Hoaks di Semarang
Suasana Apel Kebangsaan yang menghadirkan Slank di Simpang Lima Semarang. (Foto: Mustholih/Medcom.id)
 
Dalam pertunjukkan itu, Slank juga membawakan lagu Virus, Balikin, Orkes Sakit Hati, dan lagu Pala lu Peyang. Bahkan, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, turut berduet dengan Slank membawakan lagu Ku Tak Bisa.
 
Dalam orasi Apel Kebangsaan, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, meminta rakyat Indonesia bersatu padu meskipun beda pilihan politik. Mengutip pernyatakaan Soekarno, Ganjar berkata," jangan kita menjadi kacau, bekerja tak tentu arah, hanya tuduh menuduh, dan menyalahkan orang lain."
 
Menurut Ganjar, ancaman terhadap Indonesia sebanarnya bukan berasal dari negara-negara lain.
 
"Perlu kita pahami bersama, sejak Republik ini berdiri, ancaman bangsa sejatinya pertikaian antara wagra negara sendiri," jelas Ganjar.
 
Ganjar menyatakan berita bohong sudah merusak tatanan kehidupan rakyat. Dia mengibaratkan hoaks ibarat pasir di padang gurun.
 
"Tidak hanya di medsos, melainkan mewarnai obrolan mulai dari warung kopi sampai rapat resmi, mulai dari jalanan sampai meja makan. Apakah akan kita biarkan? Saya yakin kita di sini melawan hoax dan tidak menginginkan disintegrasi bangsa," terang Ganjar.
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi