Sheila Majid bawakan Sinaran di Legenda The Concert (YouTube)
Sheila Majid bawakan Sinaran di Legenda The Concert (YouTube)

Kembali Viral, Ternyata Lagu “Sinaran” Sheila Majid Sudah Berusia 40 Tahun

Muhammad Syahrul Ramadhan • 10 Januari 2026 10:24
Jakarta: Media sosial belakangan ini kembali dihiasi oleh alunan musik city-pop yang ceria dan sangat catchy. Pengguna TikTok dan Instagram pasti sudah tidak asing lagi dengan potongan lirik "Sinaran mentari menyinari.”
 
Ya, lagu "Sinaran" milik sang diva Malaysia, Sheila Majid, kembali meledak dan menjadi musik latar untuk konten-konten di sosial media.
 
Lagu "Sinaran" pertama kali diperkenalkan ke publik pada tahun 1986 sebagai bagian dari album kedua Sheila Majid yang bertajuk Emosi. Diciptakan oleh Azman Abu Hassan, lagu ini langsung melesat menjadi hits besar tidak hanya di Malaysia, tetapi juga merambah ke pasar musik Indonesia.

Tidak mungkin membahas "Sinaran" tanpa membicarakan sang penyanyinya, Sheila Majid. Di usia yang masih sangat muda saat itu, Sheila membawakan lagu ini dengan teknik vokal yang sangat matang. Karakter suaranya yang serak-serak basah namun jernih (crisp) memberikan jiwa pada liriknya.
 
Keberhasilan "Sinaran" kala itu menjadi tonggak sejarah yang mengukuhkan nama Sheila Majid sebagai "Ratu Jazz-Pop" di Asia Tenggara. Aransemen musiknya yang menggabungkan elemen Jazz, Pop, dan sedikit sentuhan Funk membuatnya terdengar sangat modern pada masanya dan uniknya, tetap terdengar sangat relevan hingga hari ini.
 
Bagi generasi yang tumbuh di tahun 80-an dan 90-an, lagu "Sinaran" adalah lagu kebangsaan di masanya. Kini, melihat anak-anak muda menyanyikan kembali lagu tersebut menunjukkan bahwa kualitas musik yang bagus tidak akan pernah lekang oleh waktu.
 
Kini lagu yang pada 2026 ini berusia 40 tahun ini viral. Pemicunya adalah kebangkitan tren City-Pop. Genre musik yang awalnya populer di Jepang ini memiliki kemiripan estetika dengan "Sinaran" memberikan nuansa kehidupan kota yang gemerlap dan berkelas.
 
Gen Z, yang sangat menggemari estetika vintage dan analog, menemukan "Sinaran" sebagai harta karun dari masa lalu. Penggunaan lagu ini di media sosial bukan lagi sekadar tren iseng, melainkan bentuk apresiasi terhadap kualitas produksi musik masa lalu yang dianggap lebih "organik" dan memiliki karakter kuat. 
 
​Baca juga: Lirik dan Makna Lagu 'Sinaran' - Sheila Majid yang Kembali Viral

 
Video-video dengan filter kamera VHS atau estetik 80-an menemukan pasangan suara yang sempurna dalam lagu ini.
 
Selama 4 dekade, "Sinaran" telah di-cover oleh berbagai penyanyi dari berbagai genre, mulai dari versi akustik, EDM, hingga aransemen orkestra besar. Hal ini membuktikan fleksibilitas lagu tersebut sebagai sebuah komposisi musik yang solid.
 
Popularitas lagi ini pun masih bertahan sampai saat ini, bahkan lagu ini sudah melewati beberapa generasi. Lagu ini juga sempat dirilis ulang oleh MK K-Clique dan dibawakan oleh penyanyi legendaris ternama di Indonesia yaitu Rossa pada bulan Oktober 2025
 
.(Fany Wirda Putri)

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA