Ilustrasi konser (Foto: pixabay)
Ilustrasi konser (Foto: pixabay)

Konser Musik di Cilandak Viral, Satgas Covid-19 Tegur Penyelenggara Event

Hiburan Konser Musik Satgas Covid-19
Sunnaholomi Halakrispen • 05 Mei 2021 19:49
Jakarta: Video suasana konser musik secara offline di Cilandak menarik perhatian publik hingga viral di media sosial. Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 pun menegur para penyelenggara event, terkait dengan penerapan protokol kesehatan.
 
"Mari kita bersabar untuk menahan diri, ini tidak cukup hanya pemerintah," ujar Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo dalam diskusi virtual bersama Kemenkominfo.
 
"Kami juga berharap dunia usaha punya sensivitas, para penyelanggara event organizer juga harus tahu situasi nasional kita," tambahnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menyampaikan bahwa penyelenggara event sebaiknya tidak memaksakan aktivitas di tengah pandemi. Apalagi yang dapat menimbulkan kerumunan pengunjung yang tidak taat protokol kesehatan.
 
Di sisi lain, perlu adanya antisipasi yang dilakukan pihak penyelenggara acara agar seluruh pengunjung dapat tertib menerapkan protokol kesehatan. Jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti kerumunan di Tanah Abang.
 
"Artinya perlu ada persiapan dari awal, perlu antisipatif," paparnya.
 
Kerumunan orang terciduk berada di Cibis Park, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, karena adanya konser musik. Pada video yang beredar, terlihat penampilan dari sejumlah band, serta penonton yang melompat-lompar tanpa menggunakan masker dan menjaga jarak.
 

 
Akhirnya, sebanyak 12 orang diperiksa sebagai saksi untuk dimintai keterangan oleh polisi. Termasuk pemilik lokasi, pengelola, hingga event organizer.
 
"Setelah ini kami akan melakukan gelar perkara termasuk memeriksa, masih memeriksa beberapa saksi yang lain untuk menentukan statusnya yang ke tingkat penyidikan hingga menentukan siapa yang bertanggung jawab," jelas Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Azis Andriansyah.
 
Azis menyatakan, izin penyelenggaraan acara di lokasi tersebut hanya untuk kegiatan bazar UMKM dengan pedagang makanan yang terdaftar. Konser musik pun diselenggarakan tanpa izin.
 
"Awalnya adalah kegiatan bazar UMKM kemudian tanpa izin mengubah bentuk kegiatannya menjadi pertunjukan musik sehingga kemudian viral tidak terkontrol," pungkasnya.
 
(ELG)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif