Kuburan Band (Foto: Instagram @bandkuburan)
Kuburan Band (Foto: Instagram @bandkuburan)

Dianggap Kritisi Slank di Lagu "Tak Diberi Tulang Lagi", Kuburan Band Berikan Klarifikasi

Basuki Rachmat • 05 Januari 2026 20:18
Jakarta: Nama grup musik asal Bandung, Kuburan Band, tengah menjadi perbincangan hangat warganet di Tanah Air. Hal ini dipicu oleh viralnya sebuah lagu bertajuk "Tak Diberi Tulang Lagi" yang ramai beredar di berbagai media sosial, khususnya TikTok.
 
Menariknya, lagu tersebut oleh sebagian warganet dinarasikan sebagai bentuk sindiran atau kritik balik terhadap single terbaru Slank, "Republik Fufufafa", yang dikenal memuat kritik tajam terhadap kondisi sosial dan politik Tanah Air saat ini.
 
Seiring dengan ramainya perbincangan tersebut, vokalis Kuburan Band, Resa Rizky, akhirnya memutuskan untuk angkat suara. Melalui akun Instagram pribadinya, Resa pun menegaskan bahwa lagu "Tak Diberi Tulang Lagi" bukanlah karya resmi dari Kuburan Band.

Resa memastikan bahwa lagu yang tengah viral itu merupakan hasil kreasi kecerdasan buatan (AI) dan bukan diproduksi maupun dirilis oleh band yang dikenal dengan riasan wajah khas ala band glam rock legendaris KISS.
  Ia pun mengimbau warganet agar tidak terjebak pada narasi yang menyesatkan dan berpotensi mengadu domba Kuburan Band dengan Slank.
 
"Boleh bantu viralkan lagu baru Kuburan yang berjudul AJENG, bukan lagu yang viral di TikTok, yang hoax, karena itu lagu AI," ungkap Resa di Instagram yang dikutip pada Senin, 5 Januari 2026.
 
Sebelumnya, Slank memang baru saja merilis single "Republik Fufufafa" bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-42 mereka pada Minggu, 28 Desember 2025. 
 
Lagu tersebut langsung menyita perhatian publik karena dianggap sebagai comeback dari Bimbim dan kawan-kawan kembali menyampaikan aspirasi dan kritik sosial tajam lewat karya musik, setelah sempat menuai sorotan akibat kedekatan mereka dengan lingkar kekuasaan dan perilisan lagu kontroversial seperti  "Polisi Yang Baik Hati" (2023).
 
Tak berselang lama, lagu "Tak Diberi Tulang Lagi" pun muncul dan diunggah oleh sejumlah akun TikTok dengan narasi bahwa karya tersebut merupakan bentuk sarkasme atau kritik balik terhadap Slank. Lagu ini sendiri memuat lirik-lirik eksplisit yang mempertanyakan konsistensi Slank dalam menyuarakan kritik terhadap kekuasaan lewat medium musik.
  Namun, kecurigaan warganet mulai muncul setelah menyoroti karakter audio dan pola produksi lagu yang dinilai identik dengan hasil AI. Selain itu, pendekatan musikal dari lagu "Tak Diberi Tulang Lagi" yang mengusung nuansa hip-hop juga dianggap kontras dengan karakter Kuburan Band yang selama ini dikenal lewat gaya rock.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan