ChAS (Chaisero All Star) (Foto: Medcom.id/Shindu)
ChAS (Chaisero All Star) (Foto: Medcom.id/Shindu)

Regenerasi, Chaisero Bentuk Grup ChAS

Hiburan musik indonesia
Agustinus Shindu Alpito • 06 Februari 2020 10:03
Jakarta: Grup musik legendaris Chaisero yang terbentuk pada era 1970-an memutuskan melanjutkan warisan spirit mereka dengan membentuk grup ChAS (Chaseiro All Star) yang beranggotakan musisi-musisi muda berbakat.
 
Proyek yang sudah masuk pada angkatan kedua ini beranggotakan Kafin Sulthan, Adikara Fardy, Albert Fakdawer, Rafi Sudirman, Rega Dauna, dan Vadi Akbar. Mereka dipilih langsung oleh para personel Chaisero.
 
ChAS diproyeksikan membawakan lagu-lagu Chaisero. Diharapkan mereka juga dapat merilis lagu-lagu orisinal. Tetapi garis besar yang tetap dijaga adalah grup ini membawakan pesan terkait optimisme dan persatuan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sebenarnya Chaseiro itu awalnya pertemanan yang menghasilkan pesan-pesan khusus. Kami pengin pesan-pesan itu terus disampaikan."
 
ChAS ini wadah dari anak-anak berbakat. Eggak seluruhnya mereka membawakan lagu-lagu Chaisero, tapi semoga juga dengan karya-karya sendiri," kata personel Chaisero, Candra Darusman.
 
Sebagai perkenalan, ChAS merilis singel Matahari di Hati, lagu ciptaan Chaisero.
 
"Matahari simbol kebahagiaan, kebahagiaan relatif sekali. Kebahagiaan itu kita yang tentukan. Bukan tergantung 'cuaca,' meski 'mendung' harus tetap optimis. Kita harus memelihara Matahari dalam hati kita," ujar Candra menjelaskan makna lagu itu.
 
Para personel ChAS sebenarnya bukan sosok-sosok baru di industri musik. Kafin misal, dia sebelumnya berasal dari grup bentukan Erwin Gutawa, Di Atas Rata-Rata. Sedangkan Albert Fakdawer, selain dikenal sebagai bintang film Denis, dia juga malang-melintang di panggung-panggung musik jazz skala nasional.
 


 

 

(ASA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif