Synchronize Festival 2020
Synchronize Festival 2020

Synchronize Festival 2020 Ubah Format Acara jika Terkena Dampak Korona

Hiburan Synchronize Festival 2020 Artis dan Virus Korona
Cecylia Rura • 28 Maret 2020 07:00
Jakarta: Status pandemi virus Corona atau Covid-19 yang dihadapi dunia saat ini memberikan efek domino bagi industri hiburan. Seperti acara tahunan Synchronize Festival di Indonesia tahun ini.
 
Meski Synchronize Festival masih dijadwalkan sekitar Oktober nanti, ada kekhawatiran pandemi mewabah dan mengubah struktur acara. Berkaca dari situasi pandemi Spanish Flu yang sempat mewabah dan baru bisa pulih selama kurang lebih dua tahun.
 
Direktur Program Synchronize Festival Kiki Aulia Ucup memiliki rencana lain jika pandemi Covid-19 masih berlangsung. Dia menjabarkannya dalam Diskusi Dampak Pandemi pada Para Pelaku Industri Kreatif di Zoom Meeting, Jumat 27 Maret 2020, dipandu Edy Khemod, penabuh drum Seringai.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita sudah ada Plan B. Sebenarnya menguntungkan Presiden Jokowi bikin statement enggak akan lockdown total. Itu hal yang masih bisa dimanfaatkan menurut saya dari sisi ambil kesempatan. Jadi, mungkin akan tetap menjalankan Synchronize tanpa penonton, dijadikan aktivitas digital," kata Kiki Aulia Ucup.
 
Kiki Aulia melanjutkan, opsi tersebut menjadi konten live-streaming selama sehari menampilkan sejumlah band. Penonton datang ke situs atau YouTube Synchronize Festival dengan harapan dapat merasakan atmosfirnya.
 
"Kita masih mengulik sistemnya. Entah masalah internet platform-nya, siap enggak siap," kata Kiki Aulia Ucup.
 
Kendati begitu, kendala lain adalah soal physical distancing antar musisi dan kru. Menurut Kiki Aulia, online concert masih harus melibatkan setidaknya 12-15 orang. "Kalau ada Maliq & D'Essentials lebih kali," kata Kiki Aulia.
 

 

(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif