Sebelum meninggal dunia, kondisi kesehatan Guruh sempat mengalami penurunan. Sang keponakan, Didi Mahardika, sebelumnya mengungkapkan bahwa Guruh sempat mengalami kejang hingga tiga kali sebelum akhirnya menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
"Om Guruh Soekarno Putra saat ini sedang di rawat di ICU dan sudah dalam kondisi kritis dan tidak sadarkan diri. Bahkan beliau sudah sempat tiga kali kejang," ujar Didi Mahardika kepada awak media pada Kamis, 24 September 2026.
Sebelum dirawat di RS Siloam Semanggi, Guruh diketahui sempat menjalani perawatan di RS Medistra Jakarta selama sekitar empat minggu. Kondisinya sempat membaik, tetapi kemudian kembali menurun.
"Beliau juga sudah sempat dirawat di RS Medistra Jakarta selama empat minggu dan sempat membaik namun saat ini kondisinya kembali memburuk," lanjut Didi.
Didi mengatakan kondisi kesehatan Guruh memang telah menurun sejak sekitar satu tahun terakhir. Namun, pihak keluarga memilih untuk tidak mengungkapkan penyakit yang diderita Guruh kepada publik.
"Namun demikian beliau memang sudah setahun belakangan ini kondisinya tidak sehat dan sebelum dirawat sekarang," tutur Didi.
"Kalau itu (penyakit Guruh) sejauh ini ada permintaan dari pihak keluarga untuk tidak menyampaikan kepada masyarakat dahulu," tutupnya.
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia
Kabar meninggalnya Guruh Soekarnoputra turut dikonfirmasi oleh Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.
Melalui pernyataannya, Hasto menyampaikan kabar duka sekaligus doa bagi Guruh Soekarnoputra.
"Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un. Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fuanhu. Telah berpulang ke Rahmatullah, Almarhum Bapak Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra Bin Soekarno pada usia 73 tahun," tulis Hasto.
Hasto juga menyampaikan bahwa jenazah Guruh akan disemayamkan di rumah duka yang beralamat di Jalan Sriwijaya Raya No. 26, Jakarta.
Ia turut memohonkan maaf kepada masyarakat apabila semasa hidupnya Guruh memiliki kesalahan maupun kekhilafan.
"Mohon dibukankan pintu maaf yang sebesar-besarnya atas segala kesalahan dan kekhilafan dari Almarhum Tercinta," kata Hasto.