Dalam lagu "Pohon", Sandy mengajak pendengar melihat kehidupan dari sudut pandang yang tidak biasa. Ia menempatkan pohon sebagai narator yang menjadi saksi perjalanan hidup manusia. Sosok yang diam, setia, dan selalu ada, tetapi kerap luput dari perhatian.
"Saya dititipkan nada dan lirik dari Allah, tentang POV dari pohon yang bercerita bagaimana harapannya. Lagu ini supaya mengingat bahwa kita punya sahabat juga yakni pohon," kata Sandy Canester.
Melalui lirik yang jujur dan puitis, "Pohon" menggambarkan bagaimana manusia datang saat butuh, bersandar saat rapuh, lalu pergi tanpa sempat memberi perhatian balik. Lagu ini tidak menggurui, tetapi mengajak pendengar untuk berhenti sejenak dan merenung tentang relasi yang sering dianggap biasa.
"Pohon adalah tentang hubungan yang sering kita anggap biasa. Kita datang saat butuh, bersandar saat rapuh, tapi lupa menjaga ketika sudah merasa kuat. Almarhum Ibu saya pernah bilang ‘kalau sama pohon tuh ajak ngobrol aja'. Suatu malam di tahun 2017, saya lagi gak punya ide. Kebetulan di depan halaman rumah saya ada pohon mangga. Terus kepikiran bikin lagu tentang pohon," jelasnya.
Sandy mengemas lagu "Pohon" dengan aransemen yang tenang dan emosional. Nuansa yang lembut memberi ruang bagi pesan lagu untuk terasa lebih intim dan personal. Setiap pendengar dapat memaknai lagu ini sesuai dengan perjalanan hidup masing masing.
Dalam perilisan single ini, Sandy bekerja sama dengan NOICE sebagai platform distribusi. Lagu "Pohon" dirilis secara eksklusif dan berbayar melalui sistem pay per content, memberikan pengalaman berbeda bagi penikmat musik yang ingin mendukung karya secara langsung.
Kolaborasi ini tidak hanya berbicara tentang musik, tetapi juga tentang aksi nyata. Sandy memastikan bahwa karya ini memiliki dampak sosial yang jelas bagi lingkungan.
"Hasil penjualan lagu Pohon akan disalurkan untuk program donasi penanaman dan pelestarian pohon di Indonesia," tambahnya.
Bagi Sandy, lagu ini bukan sekadar rilisan baru, tetapi bagian dari perjalanan kreatif yang lebih jujur dan bermakna. Ia menegaskan bahwa tujuannya bukan mengejar popularitas, melainkan menghadirkan karya yang bisa menemani dan memberi dampak positif.
“Lagu ini tidak saya buat untuk menjadi ramai. Saya hanya berharap 'Pohon' bisa menemani, terutama bagi mereka yang sedang lelah," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News