Power Trip (Foto: dok. Samantha Tellez via Loudwire)
Power Trip (Foto: dok. Samantha Tellez via Loudwire)

Power Trip Comeback Rilis Maxi Single, Jadi Debut Pasca Meninggalnya Riley Gale

Basuki Rachmat • 12 Oktober 2026 11:13
Ringkasnya gini..
  • Power Trip kembali merilis musik lewat maxi single Precinct 3 dan Scavenger yang menjadi debut rekaman vokalis baru Seth Gilmore.
  • Power Trip mengenang mendiang Riley Gale lewat dua lagu baru yang menjadi penghormatan sekaligus pembuka babak baru band crossover thrash tersebut.
  • Power Trip menyiapkan album baru untuk musim semi 2027 setelah merilis Precinct 3 dan Scavenger sebagai rilisan perdana sejak 2017.
Jakarta: Band crossover thrash asal Texas, Power Trip, resmi kembali ke industri musik dengan merilis maxi single bertajuk “Precinct 3” dan “Scavenger” pada 9 Oktober 2026 melalui label Blue Grape Music.

Kedua lagu tersebut menjadi rilisan perdana Power Trip sejak kepergian vokalis ikonik mereka, Riley Gale, yang meninggal dunia pada 2020. 

Maxi single ini sekaligus menandai debut rekaman Seth Gilmore sebagai vokalis baru yang bergabung dengan band tersebut pada 2023 untuk mengisi posisi yang ditinggalkan mendiang Riley.

Rilisan terbaru ini juga menjadi langkah awal Power Trip menuju album penuh berikutnya, setelah terakhir kali merilis album Nightmare Logic pada 2017. Album terbaru mereka direncanakan meluncur pada musim semi 2027.

“Precinct 3” hadir dengan tempo cepat mencapai 205 BPM, sedangkan “Scavenger” menawarkan karakter musik yang lebih menghentak. Kedua lagu tersebut direkam di Empire Sound, Carrollton, Texas, dengan melibatkan produser Jacob Hansen.

Hansen sendiri dikenal lewat kiprahnya menggarap sejumlah album dari band metal ternama, seperti Arch Enemy, Volbeat, Amon Amarth, dan The Black Dahlia Murder.

Drummer Chris Ulsh mengungkapkan bahwa proses rekaman bersama Hansen berjalan dengan baik. Menurutnya, sang produser memiliki pengalaman menggarap album berskala besar sekaligus memahami akar musik ekstrem dari skena underground metal pada akhir era 1980-an.

“Kami cukup sulit dipuaskan karena ingin menghasilkan musik yang terdengar kekinian, tetapi yang paling penting, musik itu harus tetap terdengar seperti kami, apa pun hasil akhirnya,” ujar Ulsh, dikutip dari Loudwire pada Senin, 12 Oktober 2026.

Sementara itu, gitaris sekaligus personel pendiri Power Trip, Blake Ibanez, mengungkapkan bahwa mereka sempat memikirkan hal-hal yang mungkin ingin ditulis Riley Gale jika masih bersama band tersebut.

Menurut Blake, pendekatan itu membantu mereka menemukan arah dalam proses kreatif sekaligus menjadikan rilisan terbaru ini sebagai bentuk penghormatan kepada mendiang sang vokalis.

“Saat mengerjakan lagu ini, kami bertanya-tanya tentang apa yang ingin ditulis Riley. Setelah memutuskan pendekatan itu, prosesnya terasa sangat lancar. Liriknya mengalir begitu saja dan rasanya ini cara yang tepat untuk membuka babak baru sekaligus menghormatinya. Kurasa dia bakal sangat senang melihat semuanya terwujud,” tutup Blake.

Kembalinya Power Trip melalui “Precinct 3” dan “Scavenger” menjadi penanda babak baru bagi band tersebut. Di tengah kehadiran Seth Gilmore sebagai vokalis, mereka berupaya mempertahankan karakter musik yang telah membesarkan nama Power Trip sekaligus melanjutkan perjalanan yang ditinggalkan Riley Gale.










 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA