CHAI mengkritik konsep kecantikan impulsif yang meregang di kalangan wanita Jepang agar terbilang
CHAI mengkritik konsep kecantikan impulsif yang meregang di kalangan wanita Jepang agar terbilang "kawaii". (Foto: CHAI Official Twitter)

CHAI Kembali Kritik Kecantikan Lewat Single Terbaru

Hiburan musik
17 Maret 2019 15:14
Jakarta: CHAI mengkritik konsep kecantikan impulsif yang meregang di kalangan wanita Jepang agar terbilang "kawaii". Lewat single terbarunya berjudul Fashionista, band punk asal Negeri Matahari Terbit tersebut ingin memberi kritik yang pedas terhadap industri kecantikan.
 
CHAI kembali meluncurkan single terbaru berjudul Fashionista. Single tersebut nantinya akan tergabung dalam PUNK, sebuah album kedua band yang berisikan empat personel perempuan.
 
Personel yang berisikan Mana (vokalis), Kana (gitaris), Yuuki (bassis) dan Yuna ( drummer), sudah membicarakan neo-kawaii sejak 2017 lewat single [N.E.O]. Menurut mereka, kecantikan adalah hal yang sudah dianugerahi sejak lahir.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Terlalu banyak make-up yang dipakai. Cukup dengan lipstik dan alis mata untuk membuatmu siap tampil," kata Mana di sebuah panggung.
 
Secara garis besar, Fashionista menolak untuk tampil modis dengan standar yang diberikan oleh industri pakaian dan kecantikan. Mereka lebih memilih untuk tidak sepakat dengan aturan, standar, dan lebih percaya terhadap apa yang mereka pakai itu sudah cukup fashionable. Mereka tegas untuk berkata cukup dan tidak impulsif dalam hal kecantikan.
 
Band yang terbentuk sejak 2012 ini menjadi salah satu yang unik dan menyenangkan. CHAI memadukan genre punk nuansa bubble pop dengan vokal dan lirik yang feminin. Segar untuk didengar.
 
Mardinal Afif
 

(FIR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi