Float
Float

Lirik dan Makna Lagu Yang Kembali Pulih Float Tentang Proses Menyembuhkan Luka

Elang Riki Yanuar • 09 Oktober 2026 10:40
Ringkasnya gini..
  • Lagu Yang Kembali Pulih dari Float mengisahkan perjalanan emosional seseorang dalam merelakan masa lalu dan menyembuhkan luka batin yang dalam.
  • Melalui alunan musik folk yang tenang Float mengajak pendengar untuk menerima setiap kehilangan sebagai bagian dari proses penerimaan diri.
  • Karya ini menjadi pengingat hangat bahwa setiap jiwa yang terluka pasti akan menemukan kembali kedamaian serta harapan baru seiring berjalannya waktu.
Jakarta: Lagu "Yang Kembali Pulih" yang dirilis oleh grup musik independen Float merupakan sebuah karya audio visual yang lahir untuk menyuarakan proses penyembuhan emosional seseorang setelah melewati masa-masa kelam dan keterpurukan.

Diproduksi di Jakarta sebagai bagian dari rilisan musik bernuansa folk emosional khas Float, lagu ini dirancang khusus bagi para pendengar yang sedang berjuang menyembuhkan luka batin atau merelakan kehilangan.

Melalui kombinasi alunan instrumen yang tenang dan vokal yang hangat, karya ini berhasil memberikan ruang aman bagi pendengarnya untuk merenung, memproses rasa sakit, serta perlahan bangkit menuju kedamaian jiwa.

Makna Lagu "Yang Kembali Pulih" Float

Makna utama dalam lagu ini berpusat pada pentingnya penerimaan diri dan keberanian untuk melepaskan hal-hal yang sudah berlalu demi menemukan kembali keutuhan diri. Float menyampaikan pesan tersebut secara bertahap melalui narasi musik yang merambat pelan, menggambarkan bagaimana waktu dan kesabaran berperan penting dalam memulihkan hati yang patah.

Kehadiran lagu ini menjadi pengingat yang menyentuh bahwa setiap rasa sakit memiliki akhir dan setiap jiwa yang terluka selalu memiliki kesempatan untuk kembali pulih serta menemukan harapannya yang baru.
   

Lirik Lagu "Yang Kembali Pulih" Float

Gelap pekat 
Mengepung langitmu lagi
Menggelegar
Amarah petir

Dalam sekejap
Cobaan menghujam tak bergilir
Terjerembab
Tersungkur pasi

Bilur-bilur perih
Dibasuh iman
Yang kembali pulih
Jadi perisai

Sinar selalu bersamamu
Menerjang badai keraguan
Jangan biarkan kecemasanmu
Tumbuh jadi duri perintang

Bangun lekas
Waktu tak banyak lagi
Habis gelap
Terang mengganti

Bilur-bilur perih
Dibasuh iman
Tak membuatmu mati
Jadi perisai

Karena sinar selalu bersamamu
Menerjang badai keraguan
Jangan biarkan kecemasanmu
Tumbuh jadi pagar duri

Jangan tumbuh jadi pagar duri
Sinar selalu bersamamu
Menerjang badai kegetiran
Jangan biarkan kecemasanmu
Jadi perintang
Menerjang badai


(Sumber: YouTube @Float)







(Dinda Intan Ramadhani)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA