Penampilan Anna of The North (Foto: Medcom/Cecylia Rura)
Penampilan Anna of The North (Foto: Medcom/Cecylia Rura)

Festival Musik The Alex Blake Charlie Mengusung Pemberdayaan Perempuan

Hiburan LIPUTAN EKSKLUSIF Festival The Alex Blake Charlie
Cecylia Rura • 09 Desember 2019 12:14
Singapura: Pestanya perempuan di lingkaran industri musik independen dirayakan dalam The Alex Blake Charlie Sessions, Sabtu, 7 Desember 2019. Sebanyak 14 headliner baik solois maupun front-woman dalam band sukses memeriahkan gelaran perdana dari 24OWLS di Pasir Panjang Power Station, Singapura.
 
Singer-songwriter asal Irlandia Brindie Monds "SOAK" Watson membuka panggung musik indie pukul 12.40 waktu setempat di The Nest Stage. Penampil kedua datang dari grup musik Dream Wife di "A" Stage. Penampil di kedua panggung bergilir membawakan repertoar terbaik mereka.
 
Festival Musik The Alex Blake Charlie Mengusung Pemberdayaan Perempuan
(Aksi panggung Vandetta. Foto: Medcom/Cecylia Rura)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Queen of Souls asal Singapura, Vannessa Fernandez dengan moniker Vandetta cukup menarik perhatian dari panggung The Nest. Dia membawakan beberapa lagu di antaranya Fly, Onz, Not Your B, dan singel populernya Hold It Down.
 
Stella Donnelly bak memberi kesejukan dengan tampilan menggemaskan dan nuansa indie-pop. Aksi koreografi Stella dan sang gitaris membawakan singel Die ikut menambah keceriaan dan senyum penonton sepanjang penampilannya. Selain mengajak berdansa, dia pun menyuarakan aksi dukungan terhadap kampanye #MeToo untuk melawan aksi kekerasan terhadap perempuan. Dia mempersembahkan lagi Boys Will Be Boys, yang berangkat dari kisah orang terdekat.
 
"Ini adalah kisah dari sahabatku," ungkapnya.
 
Peraih nomine Mercury-Prize asal Welsh, Cate Le Bon dari "A" Stage seperti mengajak penonton beribadah mengamini musik-musik yang dibawakan. Sambil melempar senyum dalam dua kali kesempatan, dia tak banyak berinteraksi dengan penonton dan menikmati petikan-petikan gitarnya. Satu di antara singel yang didengungkan, Are You With Me Now.
 
Anna of the North menjadi salah satu headliner yang dinantikan dalam pesta musik indie perempuan di Singapura. Dia bahkan sempat mengulang aksi panggungnya di menit-menit pertama agar tampak maksimal. Solois asal Norwegia itu turut membawakan lagu terbarunya dalam versi akustik.
 
"Ini lagu baruku. Gampang untuk dinyanyikan, kok. Bantu aku ya! Kami akan mainkan dengan akustik. Judulnya Baby," ucap penyanyi berusia 28 tahun itu dari panggung The Nest.
 
Selain itu, ada pula aksi panggung yang tak kalah menarik dari LEON, Charly Bliss, ALMA, Goat Girl, Kero Kero Bonito, serta Ladies of LCD Soundsystem. Panggung Club B pun tak kalah memberi spektrum electronic music bersama A/K/A Sounds dan Ginette Chittick yang juga digawangi musisi perempuan.
 

Festival Musik The Alex Blake Charlie Mengusung Pemberdayaan Perempuan
(Aksi panggung LEON. Foto: Medcom/Cecylia Rura)
 
Selain para musisi, empat visual artist perempuan dari Asia Tenggara berkesempatan menampilkan hasil karya mereka di antaranya Aeropalmics dari Singapura (Dawn Ang), Manje asal Malaysia (Shany Ahmed), OHFUTON asal Thailand (Hathairat Charoenchaichana), serta Diela Maharanie dari Indonesia.
 
The Alex Blake Charlie Sessions dipromotori 24OWLS asal Singapura. Ini adalah tahun pertama gelaran 24OWLS dan mengangkat tema besar Women Empowerment. Sebelumnya, orang-orang di balik 24OWLS mempromotori festival tur tahunan St. Jerome's Laneway asal Australia untuk digelar di Singapura.

 

(ASA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif