Dul (Foto:Metrotvnews.com/Triyanisya)
Dul (Foto:Metrotvnews.com/Triyanisya)

Biar Irit, Dul Luncurkan Album di Pesta Ultah

Triyanisya • 25 Agustus 2014 09:13
medcom.id, Jakarta: Sehari setelah merayakan ulang tahun ke-14 yang jatuh pada Sabtu, 23 Agustus 2014, Abdul Qodir Jaelani alias Dul menggelar pesta perayaan ulang tahun ditemani sang bunda, Maia Estianty, di SHY Rooftop, Kemang, Jakarta Selatan.
 
Pesta ulang tahun ini dibarengi peluncuran album band baru milik Dul bersama dua kawannya, Backdoor, beraliran rock grunge yang berdiri pada 30 Maret 2013 lalu.
 
"Sengaja disatuin acaranya, biar irit," ujar Dul saat konferensi pers mengenai peluncuran album perdananya, Minggu (24/8/2014).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berbeda genre dari The Lucky Laki band bersama abang-abangnya, Al dan El yang terinspirasi dari The Beatles, Backdoor mengusung aliran rock grunge yang terinspirasi dari Nirvana. Bukan tanpa alasan, putra ketiga Ahmad Dhani dan Maia Estianty memilih genre tersebut untuk bandnya. Ternyata, Dul memang sudah lama menyukai aliran musik tersebut.
 
"Karena lihat band-band luar, wah asyik juga nih musik, meski setahu saya yang tahu kan jarang. Kebetulan hati saya memang memilih musik ini," papar Dul.
 
Terdapat lima lagu di album yang berjudul sama dengan nama band-nya, 'Backdoor'. Semua diciptakan sendiri oleh Dul. Lagu-lagu itu berjudul 'Bodo Amat', 'Budak Uang', 'Hidup Tanpamu', 'Buang Aku', dan 'Biarkan'.
 
"Alhamdulillah, aku yang nulis liriknya sedikit, juga bantuan dari teman-teman," ujar Dul.
 
Lagu-lagu tersebut diciptakan dalam kurun waktu tidak berbarengan. 'Hidup Tanpamu' diciptakan saat Dul duduk di kelas 6 SD dan 'Bodo Amat' semasa SMP.
 
Band yang digawangi Dul (vokal+gitar), Rifat (bass), Vicky (drum) memilih warna pink dengan gambar kelinci sebagai covernya. Dul pun menjelaskan dengan cover seperti itu, ia ingin tampil berbeda dari band rock lainnya.
 
"Warna pink, ya karena sekarang band rock identik hitam. Jadi aku bikin pink saja. Kalau kelinci tuh setahu aku lucu, tapi kita enggak tahu apakah dia punya rasa marah. Di sinilah kelinci itu menunjukkan kalau dia memiliki hal terpendam yang ingin diungkapkan," urai Dul.
 
Lelaki yang pernah terlibat kasus kecelakaan maut di Tol Jagorawi ini berharap masyarakat bisa menerima musiknya. "Saya yakin, masyarakat bisa menerima musik ini. Mohon maaf kalau agak fals," tutup Dul.
 
(ROS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif