Andra and the Backbone Bakal Tampil di Malam Puncak Pandanaran Art Festival
Andra & The Backbone (Foto: ANTARA FOTO/Ardiansyah)
Semarang: Pandanaran Art Festival kembali digelar di Kota Semarang, Jawa Tengah. Grup musik nasional, Andra and the Backbone, didaulat memeriahkan kegiatan itu di malam puncak festival.

Menurut Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Pandanaran Art Festival 2018 mulai digelar sejak hari ini hingga 18 November di halaman Balai Kota Semarang. Grup Andra and the Backbone direncanakan tampil di Pandanaran Art Festival pada pukul 19.00 WIB,  Sabtu, 17 November 2018.

"Di festival ini akan ada konser musik gratis bagi masyarakat dengan menghadirkan band nasional Andra and The Backbone. Mereka tampil Sabtu malam mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai," kata Hendrar Prihadi di Semarang, Jawa Tengah.


Pandanaran Art Festival mulai rutin digelar setiap tahun di Semarang sejak 2012. Pada tahun ini, rangkaian acara Pandanaran Art Festival 2018 diawali dengan pasar kuliner khas Semarang dan pentas seni. "Selama gelaran event, juga akan ada art festival yang menampilkan band-band dan tari oleh pelajar se-Kota Semarang," ujar Hendrar Prihadi menegaskan.

Pada malam puncak festival, Wali Pemerintah Kota Semarang direncanakan juga akan meluncurkan majalah Travel Guide edisi wisata Semarang. Hendrar Prihadi menuturkan, ada yang berbeda dari pagelaran Pandanaran Art Festival tahun ini.

"Di festival kali ini diberlakukan pembayaran non-tunai melalui Go-pay pada saat pengunjung ingin berbelanja di merchant-merchant food festival," kata Hendrar Prihadi.

Hendrar Prihadi mengklaim layanan pembayaran non-tunai ini justru untuk memberdayakan UMKM Kota Semarang. Menurutnya, pertumbuhan sektor UMKM di Kota Semarang yang setiap tahun meningkat itu patut didukung oleh kemajuan teknologi berupa pembayaran non-tunai.

"Setelah sebelumnya Pemkot Semarang menggandeng Go-pay dalam pembayaran Bus Rapid Transit Trans Semarang, kini ekspansi ke UMKM," ungkap Hendrar Prihadi.

Hendrar Prihadi menambahkan pertumbuhan ekonomi Kota Semarang di sektor UMKM setiap tahun meningkat 1,71 persen  tahun. Pergerakan aset di sektor ini setiap tahu mencapai Rp 7,5 miliar.

"Hal ini perlu kita akselarasi dengan teknologi dan digitalisasi yang menggerakan ekonomi Semarang seperti dengan layanan Gopay ini," tegas Hendrar Prihadi.

 



(ELG)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id