Penampilan The Virgin menjadi salah satu sajian yang paling dinanti dalam festival yang memadukan olahraga, musik, dan pemberdayaan UMKM tersebut. Energi Mita dan Dara berhasil menghidupkan suasana saat mereka membawakan sejumlah lagu populer sebelum akhirnya memperkenalkan karya terbaru yang mengusung genre rock dangdut.
Lagu "Gila Dangdut" menjadi hadiah spesial yang dipersembahkan The Virgin untuk para penggemarnya. Karya tersebut ditulis oleh Yogi RPH, pencipta lagu yang dikenal lewat sejumlah hits seperti "Lagi Syantik" hingga "Cikini Gondangdia".
Mitha mengaku sempat memiliki keraguan ketika pertama kali diminta membawakan lagu bergenre dangdut. Meski begitu, ia akhirnya merasa lagu ciptaan Yogi RPH tersebut cocok dengan karakter The Virgin.
"Sempat takut juga bisa gak ya bawain lagu dangdut. Tapi akhirnya cocoknya sama lagu Yogi RPH," ucap Mitha.
Mitha dan Dara juga mengungkapkan proses menyanyikan lagu dangdut tidak semudah yang dibayangkan. Mereka harus beradaptasi dengan teknik vokal khas dangdut, terutama pada bagian cengkok yang berbeda dengan karakter musik rock yang selama ini melekat pada The Virgin.
"Cengkoknya memang agak susah karena kami bukan pure penyanyi dangdut. Tapi lagu ini memang jadi spesial event dalam rangka 17 tahun The Virgin. Tahun depan ada mini album. Jadi bisa buat lucu-lucuan daripada bawain lagu orang," kata Dara.
Bagi The Virgin, peluncuran "Gila Dangdut" menjadi salah satu cara untuk merayakan eksistensi mereka yang telah bertahan selama 17 tahun dengan formasi yang tidak pernah berubah. Mereka berharap eksperimen musikal ini bisa diterima oleh para penggemar sekaligus membuka jalan menuju perilisan mini album pada tahun depan.
Selain memperkenalkan lagu baru, The Virgin juga membawakan sejumlah lagu andalannya. Penampilan mereka sukses mengundang penonton bernyanyi bersama dan membuat suasana LokaryaFest semakin meriah.
Usai tampil, Mitha mengaku bersyukur karena The Virgin masih terus dipercaya menghibur masyarakat setelah hampir dua dekade berkarya. Menurutnya, konsep LokaryaFest menghadirkan pengalaman berbeda karena mampu menyatukan hiburan, olahraga, dan pelaku UMKM dalam satu acara.
"Alhamdulillah kita masih berkarya. 17 tahun dengan personil yang sama. Acara kayak gini tuh keren banget. Bisa ketemu fans langsung sambil olahraga dan UMKM juga jalan," kata Mitha.
Dara pun berharap LokaryaFest dapat terus digelar setiap tahun sebagai ruang kolaborasi antara musisi, komunitas, dan masyarakat. Ia menilai festival seperti ini memiliki peran penting dalam mendekatkan para pelaku industri kreatif dengan para penggemarnya.
"Kami berharap LokaryaFest ini bisa terus ada tiap tahun. Biar musisi, komunitas, dan masyarakat bisa terus ketemu di satu panggung," tambah Dara.
Kemeriahan LokaryaFest 2026 juga mendapat apresiasi dari Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar yang hadir langsung di lokasi. Ppria yang akrab disapa Cak Imin itu sempat bernyanyi bersama penonton saat menikmati penampilan para musisi.
"Yang penting senang dan happynya. Acara seperti ini keren, patut dilanjutkan tahun-tahun mendatang," ujar Cak Imin.

Apresiasi serupa disampaikan Ketua PWI Jaya, Kesit B Handoyo. Ia menilai LokaryaFest menjadi bukti bahwa insan pers tidak hanya mampu menghasilkan karya jurnalistik, tetapi juga sukses menghadirkan kegiatan hiburan yang melibatkan banyak elemen masyarakat.
Menurut Kesit, keberhasilan penyelenggaraan LokaryaFest menunjukkan kemampuan wartawan dalam mengemas sebuah acara berskala besar yang memberi dampak positif bagi dunia hiburan, komunitas, dan pelaku usaha.
"Apresiasi buat teman-teman wartawan Seksi Infotainment dan Lifestyle (SIWIL) yang telah menginisiasi Lokaryafest. Ini membuktikan kalau wartawan tidak hanya mampu menulis atau membuat berita, tapi bisa pula mengemas sebuah kegiatan entertainmen," tutup Kesit.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda