Orkes Silampukau
Orkes Silampukau

Orkes Silampukau Tutup Trilogi Distopia lewat Stambul Arkipelagia Vol. 3

Agustinus Shindu Alpito • 09 Oktober 2026 11:06
Ringkasnya gini..
  • https://www.medcom.id/hiburan/musik/5b2ynjVN-ini-misi-syahrini-kembali-ke-panggung-setelah-7-tahun-vakum
  • Album ini mengemas kritik terhadap kleptokrasi dan ketimpangan melalui pendekatan teaterikal serta perpaduan beragam genre musik.
  • Stambul Arkipelagia Vol. 3 menghadirkan Cholil Mahmud, Kuntari, dan Natasya Elvira sebagai musisi tamu dalam sepuluh lagu.
Jakarta: Orkes Silampukau akan merilis Stambul Arkipelagia Vol. 3 pada 2 Oktober 2026. Album ini menjadi penutup trilogi musikal yang mulai dikerjakan sejak awal 2025, sekaligus merampungkan eksplorasi artistik mereka melalui sebuah negara maritim fiktif bernama Arkipelagia.

Dalam proyek ini, Arkipelagia menjadi latar untuk membedah tragedi sistemik dan kleptokrasi yang memelihara ketimpangan. Silampukau mengemas kritik tersebut melalui pendekatan teaterikal dalam musik, dengan mengolah akar kebudayaan Nusantara dan menolak batasan genre yang kaku.

Terinspirasi panggung tonil masa lampau seperti Komedie Stamboel dan Dardanella, Kharis Junandharu meramu berbagai elemen musik dalam album ini. Pendengar akan menemukan perpaduan manouche dan horeg, sinkopasi ritme Latin, hingga benturan disko era 1990-an dengan nuansa klasik. Eksperimen tersebut dirangkai dalam groove yang tetap mengajak pendengar berdansa, meski berangkat dari gambaran realitas yang muram.
 
Sejumlah musisi turut memperluas lanskap bunyi Stambul Arkipelagia Vol. 3. Natasya Elvira menghadirkan nuansa vintage-noir yang melankolis dalam "Stambul Rindu". Cholil Mahmud menjadi vokalis tamu di "Lagu Umum", sementara Kuntari terlibat dalam "Pandemonium Ekosida" dengan pendekatan impresionistik untuk menggambarkan kematian ekosistem hutan hujan purba.

Dari sisi produksi, Prasimansyah melanjutkan pekerjaan rekayasa audio yang sebelumnya ditangani Tommy Respati. Karakter sonik album juga diperkuat oleh permainan cello Billy Ario, biola Dika Chasmala, serta efek suara sinematik atau foley garapan Bhagus Subadie.

Kharis menyebut album ini sebagai cara untuk merespons kecemasan melalui musik. “Pada akhirnya, Stambul Arkipelagia adalah sebuah usaha kecil menghalau kecemasan lewat satu-satunya cara menyenangkan yang saya tahu: musik,” ungkapnya.

Stambul Arkipelagia Vol. 3 akan tersedia secara global di berbagai layanan streaming musik mulai 2 Oktober 2026. Informasi mengenai konsep album, pernyataan artistik, dan kredit lengkap dapat diakses melalui situs resmi Silampukau.

Daftar lagu Stambul Arkipelagia Vol. 3:

  1. "Subuh Ini"
  2. "Lagu Umum" ft. Cholil Mahmud
  3. "Pandemonium Ekosida" ft. Kuntari
  4. "Stambul Rindu" ft. Natasya Elvira
  5. "Ad Nauseam"
  6. "Beta Punya Cerita"
  7. "Waltz Pendek Untukmu"
  8. "Dansa Seorang"
  9. "Postlude Al-Muqawim"
  10. "Stambul Muasal"


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA