Ananda Sukarlan (Foto: MI/Permana)
Ananda Sukarlan (Foto: MI/Permana)

Ananda Sukarlan akan Rayakan Bebasnya Ahok di Washington

Hiburan musik dan politik
Purba Wirastama • 03 Januari 2019 12:13
Jakarta: Komponis Ananda Sukarlan bersama Yayasan 32 Bright Clouds mengadakan tur konser di Amerika selama semester pertama 2019. Khusus Washington DC pada 24 Januari, konsernya tidak hanya untuk merayakan ulang tahun ke-250 Ludwig van Beethoven, melainkan juga bebasnya Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dari penjara.
 
Tur konser ini sudah direncanakan sejak tahun lalu bersamaan dengan proyek gubahan sonata yang melibatkan 32 komponis lintas negara. Para komponis diminta membuat karya yang berkaitan dengan karya Beethoven dan sekaligus mencerminkan keadaan terkini di tempat tinggal masing-masing.
 
"Sama seperti waktu Beethoven, dia juga menceritakan kejadiaan saat itu," kata Ananda kepada Medcom.id lewat telepon, Kamis, 3 Januari 2019. "Jadi, musiknya (versi terbaru) harus sangat mencerminkan masa kini karena untuk merayakan ulang tahun ke-250 Beethoven juga."
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Proyek itu bernama 32 Bright Clouds: Beethoven Conversations Around the World. Tidak seluruh karya terbaru dibawakan dalam setiap konser. Namun komposisi Ananda, yang diberi judul No More Moonlight Over Jakarta (Tiada Lagi 'Tjahaja Purnama' di Atas Jakarta), dan komposisi asli Moonlight Sonata telah dipentaskan perdana di Jakarta pada Maret 2018.
 
Pertunjukan serupa juga digelar di Korea Selatan pada April 2018 dan berlanjut ke California pada Agustus 2018.
 
Baca juga:Ananda Sukarlan: Musik adalah Dokumentasi Atas Kejadian Sekarang
 
Untuk 2019, karya Ananda bersama dan sejumlah komposisi lain akan dibawakan dalam konser di Washington DC pada 24 Januari, Ontario Kanada pada 26 Januari, Ann Arbor Michigan pada 15 Mei, Bronxville New York pada 23-24 April, Florida pada 2 Juni, dan Havana Kuba pada 11 Juni.
 
Bagi Ananda, No More Moonlight Over Jakarta memang dibuat khusus untuk Ahok sebagai cerminan kesedihannya terhadap kezaliman yang dilakukan ke Ahok. Nuansa musiknya tidak gembira. Dia mendistorsi karya aslinya untuk melambangkan Jakarta yang diacak-acak.
 
Kendati lagunya tidak gembira, khusus untuk konser di Washington DC nanti, Ananda dan Yayasan akan membuat acara itu sebagai perayaan bebasnya Ahok. Ahok bebas dari tahanan pada 24 Januari 2019.
 
"Sebetulnya musiknya bukan buat merayakan, tetapi acaranya untuk merayakan. Nanti akan dimainkan sonatanya Beethoven, sehabis itu No More Moonlight Over Jakarta – untuk mengenang satu sejarah gelap di Indonesia," ungkap Ananda.
 
Terkait bebasnya Ahok, Ananda berharap Ahok bisa kembali berjuang dan berkontribusi untuk masyarakat, baik lewat maupun tanpa dunia politik. Baginya, Ahok adalah tokoh hak asasi manusia.
 
"Saya yakin 100 persen bahwa beliau akan terus berjuang, walalupun tidak dalam dunia politik," ujar Ananda.
 
"Tjahaja Purnama akan kembali bersinar, kali ini bukan hanya untuk Jakarta, tetapi juga seluruh Indonesia," imbuhnya.
 
Selain persiapan tur konser Beethoven, saat ini Ananda juga sedang menyiapkan konser orkestra Millenial Marzukiana yang akan digelar di Ciputra Artpreneur Theater Jakarta pada 13 Januari 2019. Sebagian hasil pendapatan pribadi akan disumbangkan untuk Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf dalam Pemilu Presiden 2019.

 

(ASA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif