Naif (Foto: Shindu Alpito)
Naif (Foto: Shindu Alpito)

David Bayu Umumkan Naif Bubar

Hiburan musik indonesia band naif naif band
Agustinus Shindu Alpito • 10 Mei 2021 21:04
Jakarta: Setelah bassist Naif Emil Hussein untuk pertama kalinya kepada media menyatakan mundur dalam program pengarsipan musik Shindu's Scoop, kini vokalis Naif David Bayu mengumumkan band berusia 25 tahun itu bubar.
 
David mengeluarkan pernyataan Naif bubar dalam video yang diunggah ke saluran YouTube pribadinya, David Bayu Tube, pada Senin, 10 Mei 2021.
 
"Bisa dibilang (Naif) masuk kategori bubar, ya bubar," ujar David.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya, David kepada media, termasuk Shindu's Scoop, menegaskan bahwa status Naif adalah vakum atau hiatus. Tetapi, dalam pernyataan kali ini David mengatakan bahwa dia sebenarnya berusaha menutupi bubarnya Naif atas dasar menjaga komitmen tidak tertulis antar personel Naif yang tidak ingin membuat publik heboh dengan kabar bubarnya band ini.
 
"Sebelumnya gue bilang 25 tahun Naif (usia Naif menginjak 25 tahun pada 2020 - red) kita announce membubarkan diri. Namun ada satu hal, yang Emil ngomong, 'Jangan nanti jadi sorotan publik malahan. Nanti saja, enggak usah di-announce.' Gue megang omongan itu untuk tidak mem-publish kami udahan atau bubar. Jadi, ke mana-mana kalau gue diwawancara selalu bilang Naif lagi vakum. Gue megang janji (untuk) jangan kasih tahu dulu," sambung David.
 
Selain Emil, keputusan hengkang dari Naif juga diambil oleh sang drummer Pepeng. David mengatakan bahwa ketika Naif berkumpul di rumah Emil pada akhir 2019, dirinya mewacanakan jika Naif kehilangan satu personel, maka lebih baik bubar.
 
"Gue sempat mengutarakan salah satu mati atau enggak bisa lagi, sudah selesai engak perlu (Naif) dilanjutkan."
 
Kendati jalan yang dipilih adalah bubar, David merasa hal yang jauh lebih penting dari Naif adalah persaudaraan antar personel yang sudah terjalin lebih dari dua dekade.
 
"Kalau dibilang Naif bubar enggak apa-apa, tetapi value tertingginya adalah (persaudaraan) gue, Emil, Pepeng, Jarwo," tukas David.
 
Selama seperempat abad, Naif berhasil merilis tujuh album penuh. Naif juga dianggap sebagai ikon band pop dengan semangat independen yang menginspirasi lahirnya band-band lain. Hal ini diungkapkan langsung oleh pegiat pengarsipan musik David Tarigan. 
 
David Tarigan saat bekerja di Aksara Records pernah menggagas album kompilasi berjudul Mesin Waktu: Teman-Teman Menyanyikan Lagu Naif. Album ini dirilis pada 2007, memperdengarkan sejumlah band mengaransemen lagu-lagu Naif. Band yang terlibat dalam album ini antara lain The Brandals, White Shoes & The Couples Company, Goodnight Electric, Superglad, The Adams, dan Sore.
 


 
 
 
(ASA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif