Yovie Widianto berharap TVRI wadahi musik Indonesia (Foto: Medcom/Cecylia)
Yovie Widianto berharap TVRI wadahi musik Indonesia (Foto: Medcom/Cecylia)

Yovie Widianto dan Once Ingin TVRI Jadi Rumah Musisi Indonesia

Hiburan tvri musik indonesia
Dhaifurrakhman Abas • 03 Juni 2020 22:28
Jakarta: Musisi Yovie Widianto optimistis TVRI berpeluang besar dalam memajukan musik Indonesia di bawah kepemimpinan Iman Brotoseno. Asalkan Direktur Utama baru itu itu membangun komunikasi yang baik terhadap semua tokoh yang berkepentingan.
 
"Saya berharap beliau mau membuka diri dan mendengar kritik secara langsung sebagai peta untuk mengetahui harta karun. Saya dan kamu tentunya ingin TVRI menjadi keren," kata Yovie, melalui keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Rabu 3 Juni 2020.
 
Hal senada diungkapkan musisi Ananda Sukarlan. Dia juga berharap TVRI tidak pilih kasih dalam menayangkan genre musik dengan lebih variatif, termasuk yang tidak begitu populer dan tersisihkan serta musik-musik daerah dalam versi asli.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Dalam musik klasik, saya sudah bisa klaim bahwa kita sudah memapankan identitas Musik Klasik Indonesia. Salah satu buktinya adalah Rapsodia Nusantara sudah dimainkan oleh ratusan pianis di seluruh dunia! Bahkan ada anak Amerika usia 10 tahun yang menang kompetisi karena Rapsodia Nusantara,” ujar Ananda.
 
Sementara itu, penabuh drum Slank, Bimbim, berharap TVRI bisa menjadi semacam corong Indonesia ke pelbagai belahan dunia. Untuk menyikapi keterbatasan anggaran, TVRI masih bisa membuat program yang tidak terlampau mahal.
 
“Konser-konser live artis Indonesia dari zaman dulu sampai sekarang ditayangkan saja secara bergantian. Slank saja banyak tuh,” usul Bimbim.
 
Adapun bagi Once yang merupakan mantan vokalis Dewa, TVRI memiliki keunggulan dalam hal luas jangkauan dan inventaris yang ada serta sumber daya manusia. Studio milik TVRI yang berada di luar Jakarta juga bisa dioptimalkan.
 
Dia juga berharap TVRI bisa membuat program-program yang lebih populer dinamis, namun juga tetap berpihak pada idealisme musisi Indonesia. Percampuran warna musik lokal dan internasional dengan menampilkan karya-karya musik indonesia yang original dan unik, program penghargaan musik yang menghibur tapi tetap sopan, adalah langkah yang bisa diupayakan oleh TVRI.
 
“TVRI harus memiliki kekuatan di bidang new media sehingga lebih bisa diakses kapan saja dan di mana saja," ucap dia.
 
Musikus muda seperti Dul Jaelani pun berharap TVRI bisa terus memproduksi acara musik yang berbeda, menghibur, dan tidak membosankan. Hal itu bisa dilakukan dengan produksi sound yang bagus dan mengundang musisi dan band-band yang bagus.
 
Sejak didirikan pertama kali pada 1962, TVRI bisa dibilang membawa perjalanan sejarah serta menjadi rumah eksposur perdana bagi musisi Indonesia. TVRI kala itu menghadirkan program-program musik berkualitas seperti Nada dan Improvisasi, Irama Jazz, Pojok Jazz, hingga Musik Malam Minggu.
 
Penontonnya pun tak pernah sepi menyaksikan program berkualitas yang saat itu menghiasi layar TVRI. Karenanya, wajar pula jika para musisi menaruh harapan positif kepada setiap pemimpin baru untuk mengembalikan kembali TVRI sebagai rumah musisi Indonesia.
 

 

(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif