Pemenang Pucuk Cool Jam 2020 bersama para juri (Foto: dok. stuninc)
Pemenang Pucuk Cool Jam 2020 bersama para juri (Foto: dok. stuninc)

Juara Pucuk Cool Jam 2020 Pilihan Armand Maulana dan Iga Massardi

Hiburan Pucuk Cool Jam 2020
Elang Riki Yanuar • 02 Februari 2020 06:00
Yogyakarta: Pucuk Cool Jam 2020 resmi berakhir. BM Band, grup musik perwakilan wilayah Makassar, Sulawesi Selatan keluar sebagai juara pertama kategori band. Di kategori ekstrakurikuler, Salvador dari SMA Bopkri 1, perwakilan wilayah Yogyakarta keluar sebagai pemenang.
 
BM Band dan Salvador muncul sebagai pemenang setelah tampil di malam puncak yang digelar di Lapangan Parkir Mandala Krida, Yogyakarta pada 1 Februari 2020. Mereka mampu memukau para juri yang terdiri dari Armand Maulana, Iga Massardi, Bisma Karisma dan Ufa Sofura.
 
"Saya merasa senang dan surprise meilhat penampilan para finalis ini yang mampu menyajikan sisi musikalitas yang kreatif serta penampilan panggung yang enerjik," kata Armand Maulana.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Armand dan Iga yang menjadi juri kategori band mengaku cukup kesulitan menentukan mana grup musik yang terbaik. Namun, setelah berembuk dan berdiskusi, mereka merasa BM band yang berasal dari SMAN 4 Bantaeng, Makassar merupakan pilihan terbaik. Mereka juga sukses menjawab tantangan yang diberikan oleh tim juri berupa aransemen lagu Make The Journey Louder yang diciptakan Iga Massardi.
 
Selain BM Band (SMAN 4 Bantaeng, Makassar) dari kategori Band yang menjadi juara kedua dan ketiga yaitu (SMAN 2 Bandung) dan Chopstik (SMKN 2 Kasihan). Sementara pemenang kedua dan ketiga kategori ekstrakulikuler diraih Scarecrow (SMAN 1 Samarinda) dan Rosevelt (SMAK Kalam Kudus Malang).
 
Malam final Pucuk Cool Jam 2020 juga menampilkan pemenang tahun lalu yaitu Langit Senja, Clairvoyant, dan SixtySix Project, tampil berkolaborasi di panggung Pucuk Cool Jam 2020. Mereka bersanding dengan band yang lebih dulu mapan seperti FSTVLST, Endank Soekamti, Maliq & D’Essentials, Sal Priadi, White Shoes & The Couples Company dan Guyon Waton.
 
Sebagai pemenang, BM band berhak mendapatkan hadiah uang dan scholarship dari SAE Indonesia. Mereka juga berkesempatan merasakan pengalaman bermusik profesional berupa rekaman di studio musik dan pembuatan music video yang lagunya akan diciptakan oleh Iga Massardi. Sedangkan pemenang kategori ekskul akan diberikan pengalaman merasakan dance camp.
 
"Kita bikinin mereka video klip dan bikinin rekaman, dibuat sama pembuat video klip bagus dan direkam di studio kelas dunia juga. Ini modal awal yang sangat berharga. Kami para juri tidak bisa meramal apakah mereka akan survive atau tidak karena itu dari mereka sendiri. Pembekalan kita sudah semaksimal mungkin," kata Iga Massardi.
 
Karena para peserta kebanyakan masih sekolah, Armand menganggap perjalanan mereka masih panjang. Sebagai musisi senior, Armand pun tak lupa memberikan nasihat dan petuah kepada para finalis dan pemenang.
 
"Kalau untuk sukses itu balik lagi ke mereka. Tapi kemampuan mereka asyik banget. Pesan gue, jangan lupain latihan, Gue meski sudah 30 tahun tapi tetap harus berlatih. Karena kalau ngeband itu kompleks. Tetap harus berlatih," tutup Armand.
 

(ELG)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif