Melansir laporan dari Billboard pada Selasa, 21 April 1026, denda sebesar USD60 ribu (sekitar Rp1 miliar) ini dijatuhkan setelah dua penampil utama, Justin Bieber dan Anyma, melanggar aturan jam malam (curfew) yang ditetapkan pukul 01.00 pagi waktu setempat.
Pelanggaran pertama terjadi pada Jumat malam, 17 April 2026. Set visual megah dari DJ sekaligus produser musik Anyma baru berakhir pada pukul 01.09 pagi. Keterlambatan selama sembilan menit tersebut langsung memicu denda sebesar USD24 ribu (sekitar Rp412 juta).
Tak berhenti di situ, pada Sabtu malam, 18 April 2026, giliran sang headliner Justin Bieber yang berulah. Penampilan Bieber yang sangat dinanti Beliebers ternyata molor selama dua menit dari jadwal seharusnya.
Meski terkesan singkat, dua menit tersebut tetap memicu sanksi sebesar USD20 ribu (sekitar Rp344 juta).
​Denda akibat melampaui jam malam sebenarnya bukan hal baru dalam sejarah Coachella. Festival musik paling berpengaruh di dunia ini memang kerap menjadi saksi totalitas para bintang besar yang enggan segera turun dari panggung.
Sebelumnya, musisi legendaris Paul McCartney pernah mencatatkan denda sebesar USD54 ribu (sekitar Rp925 juta) setelah melewati waktu hingga 54 menit. Nama-nama besar lain seperti Travis Scott hingga Lana Del Rey juga pernah memberikan "tagihan" serupa kepada promotor akibat durasi panggung yang melar.
Meski begitu, popularitas dan skala acara tetap menjadikan Coachella menjadi salah satu festival musik paling berpengaruh di dunia saat ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News