Apri Damai (Foto: instagram)
Apri Damai (Foto: instagram)

Upaya Apri Damai Lestarikan Bahasa Jawa Melalui Musik

Elang Riki Yanuar • 19 Januari 2023 08:00
Jakarta: Musisi dan penulis, Apri Damai kembali merilis single terbaru berjudul "Kudu Lali". Lagu ini merupakan single ke-13 milik pria asal Yogyakarta ini.
 
Lagu "Kudu Lali" berkisah tentang sepasang kekasih beda agama. Perbedaan yang sulit ditemukan solusinya. Hal itu tergambar dalam lirik lagu yang ditulis Apri.
 
"Masalah beda agama memang pelik, solusi sulit didapat, kenyataanya rasa cinta itu manusiawi, tak ada yang salah dalam cinta," kata Apri Damai dalam keterangan tertulisnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Lirik single ini dibuat Apri menggunakan campuran bahasa Jawa 'kromo' dan 'ngoko'. Apri sengaja menggunakan kosakata Jawa yang tak populer dan jarang digunakan agar kata-kata itu tidak punah.
 
Tak heran, judul lagu Apri Damai yang lain menggunakan bahasa yang jarang didengar bahkan oleh orang Jawa sekalipun. Misalnya lagu "Murang Inilang", "Udan Wulangun", "Karep Kromo", "Lir Pepadhang", "Bujang Maligai", "Gung", dan "Lakuku".
 
"Semua lagu menghadirkan lirik penuh makna dengan dibalut bahasa Jawa Kawi dicampur bahasa Jawa 'Ngoko' agar tetap dipahami konteksnya," jelasnya.
 
Selain berprofesi sebagai musisi, Apri juga menekuni dunia akademik. Dia merupakan dosen di Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Saat ini, pria yang sudah menghasilkan 12 buku itu sedang menempuh studi S3 Bahasa Indonesia di UNS Solo.
 
"Musik adalah salah satu cara masuk lebih dekat ke mahasiswa. Menyapa mahasiswa dengan tidak menggurui, mengajak mahasiswa kreatif dengan konkret, tidak hanya ujaran. Misinya adalah mengajak para pendidik dan orang tua harus gaul, kekinian, masuk dan memahami mereka, beranjak menyapa dengan karya. Sudah tidak zamannya konservatif alias kolot," tutupnya.
 
(ELG)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif