Oetje F Tekol (bassist, kiri) dan Jimmy Manopo (drummer, kanan) di Java Jazz 2018 (Foto: Medcom.id/Purba Wirastama)
Oetje F Tekol (bassist, kiri) dan Jimmy Manopo (drummer, kanan) di Java Jazz 2018 (Foto: Medcom.id/Purba Wirastama)

Kenangan Oetje Tekol akan Mendiang Iskandar "The Rollies"

Hiburan musisi meninggal
Purba Wirastama • 25 Maret 2019 21:41
Jakarta: Musisi kawakan Tengku Zulian Iskandar alias Iis meninggal dunia dalam usia 69 tahun pada Minggu kemarin, 24 Maret 2019. Oetje Frank Tekol, sahabat dan rekannya di grup musik Rollies, mengenang Iis sebagai sosok penyabar dan pendamai.
 
Iis adalah satu dari empat pendiri grup Rollies pada April 1967. Selain Iis, ada Deddy Stanzah, Delly Joko Alipin, dan Iwan Krisnawan. Ketiganya sudah lebih dulu berpulang.
 
Oetje bergabung sebagai pemain bass pada pertengahan 1970-an bersama drummer Jimmie Manopo. Itu setelah Benny Likumahuwa dan Gito masuk pada akhir 1960-an dan Deddy mengundurkan diri pada 1974. Oetje adalah kawan Iis di Bandung sejak mereka masih kecil.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dari kecil, saya memang berteman dengan Iis karena kami bertetangga di Bandung," kata Oetje kepada Medcom saat dihubungi lewat telepon.
 
Menurut Oetje, Iis sering berperan sebagai pendamai jika kawan-kawan grup bertengkar. Pertengkaran biasanya akibat perdebatan ide ketika usia grup belum genap 20 tahun.
 
"Iis itu orangnya paling sabar, paling pemersatu. Kalau ada yang biasa gontok-gontokan, dia juru damainya. Paling sabar orangnya," ujar Oetje.
 
"Itu waktu masih zaman muda, waktu masih sering rebutan soal ide. Biasa," imbuhnya.
 
Kendati sudah sebulan tidak aktif sepanggung, Oetje menyebut mereka masih rutin berkomunikasi lewat telepon. Dua hari sebelum meninggal, Iis sempat mengucapkan selamat ulang tahun kepada Oetje.
 
"Dia bilang, 'Halo Om Oetje, selamat ulang tahun.' Saya kan baru saja berulang tahun. Sampai sekarang, tulisan itu tidak saya hapus. Sedih saya. Saya baca terus tulisan itu. Orangnya baik, berkesan, dan pemersatu," kenangnya.
 
Menurut Oetje, setelah Iis berpulang, Rollies masih akan tetap melanjutkan rencana mereka tahun ini, termasuk melanjutkan proyek karya rekaman. Pada 2017, mereka sudah melakukan rekaman album di Lokananta, tetapi proyek ini masih bertahan di proses mixing. Ini adalah proyek rekaman terakhir mereka dalam formasi lengkap bersepuluh.
 
"Kami jalan terus. Rencana tetap akan dibuat, tetapi belum tahu sekarang harus bagaimana. Kami harus susun kembali apa-apa yang harus kami perbuat," tukas Oetje.
 
Sepeninggal Iis, kini Rollies berjalan dengan sembilan personel, meliputi Benny Likumahuwa, Oetje F Tekol, Jimmy Manopo, Alfred, Masri, Didiet Maruto, Nyong Anggoman, Hendro, dan Wawan Tagalos.

 

(ASA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif