Selama ini, Teenage Death Star dikenal dengan penampilan yang liar dan penuh energi. Band yang mengusung gaya circus rock tersebut identik dengan aksi gitar berterbangan, permainan musik yang serampangan, hingga aksi crowd surfing dan stage diving dari para penonton.
Namun, suasana berbeda justru terasa di Pestapora 2026. Sir Dandy dan kawan-kawan memilih untuk menepi dari panggung dan memberikan ruang kepada sejumlah musisi jazz Tanah Air untuk menginterpretasikan lagu-lagu Teenage Death Star dalam balutan aransemen jazz.
Proyek tersebut diberi nama Teenage Jazz Star. Sejumlah musisi yang terlibat di antaranya Teddy Adhitya, Natasya Elvira, hingga Oslo Ibrahim.
Sir Dandy kemudian memperkenalkan proyek tersebut kepada para penonton yang hadir di Pasar Pasaran Stage.
"Malam ini akan tampil Teenage Jazz Star. Teenage Jazz Star adalah salah satu taman bermain yang baru dari Teenage Death Star," tutur Sir Dandy.
Ia menjelaskan, Teenage Jazz Star menjadi ruang eksplorasi baru bagi Teenage Death Star dengan menghadirkan lagu-lagu mereka dalam pendekatan musik yang berbeda.
"Jadi malam ini, lagu-lagu Teenage Death Star yang sudah sekian lama terkenal di dalam dan luar negeri, akan coba dibawakan dengan aransemen ala-ala musik-musik jazz yang mungkin belum pernah terkolaborasikan sebelumnya," lanjutnya.
Sir Dandy kemudian mengajak penonton menyaksikan perpaduan dua pendekatan musik tersebut dalam satu panggung.
"Tanpa berlama-lama lagi, kita akan saksikan akulturasi musik Eropa ke dalam musik Indonesia yang sangat, sangat tidak semua orang berani memainkannya. Please welcome, Teenage Jazz Star!" ungkap Sir Dandy memperkenalkan.
Teddy Adhitya Buka Penampilan Teenage Jazz Star
Penampilan Teenage Jazz Star kemudian dibuka oleh Teddy Adhitya. Ia membawakan lagu Teenage Death Star berjudul "I Kiss Your Sister in the Kitchen" dalam aransemen jazz.Tak berhenti di situ, Teddy juga membawakan salah satu lagu ikonik Teenage Death Star, "I've Got Johnny in My Head", yang dikenal luas sebagai bagian dari soundtrack film Janji Joni.
Sebelum melanjutkan penampilannya, Teddy sempat menyapa penonton sekaligus mengungkapkan rasa gugup karena harus membawakan materi Teenage Death Star dalam pendekatan musik jazz.
"Selamat malam, teman-teman. Perkenalkan, saya Teddy Aditya. Tepuk tangan buat teman-teman yang ada di atas panggung! Tepuk tangan buat Teenage Jazz Star! Gokil!"
"Sejujurnya, gue deg-degan sekali malam ini. Tiba-tiba jadi jazz, siapa yang tidak kenal lagu-lagu TDS, ya? Nah, lagu berikut ini harusnya kalian bisa bantuin gue," ungkapnya.
Elvira Bawakan Dua Lagu Teenage Death Star
.jpg)
Selain Teddy, penyanyi jazz Elvira juga turut ambil bagian dalam proyek Teenage Jazz Star. Ia membawakan dua lagu Teenage Death Star, yakni "Superlover" dan "Absolute Beginner Terror".
Elvira turut membagikan cerita mengenai keterlibatannya dalam proyek tersebut. Ia mengaku mendapat ajakan dari Firman untuk mengaransemen lagu-lagu Teenage Death Star ke dalam pendekatan jazz.
"Teman-teman semua di sini, mungkin banyak yang belum kenal dengan saya. Pertama-tama, terima kasih banyak Bang Firman sudah mengajak saya untuk menyanyikan dua lagu: 'Superlover' dan 'Absolute Beginner Terror'. Dijadikan jazz loh, luar biasa. Tepuk tangan buat Teenage Jazz Star!" tutur Elvira.
Elvira kemudian menyampaikan apresiasinya kepada sejumlah pihak yang terlibat sebelum melanjutkan penampilan dengan lagu "Absolute Beginner Terror".
"Buat Bang Bob, thank you juga, kita ketemu Bang Firman di tempatnya Bang Bob Ciao. Alright, langsung saja kita mainkan 'Absolute Beginner Terror'," tutupnya.
Lewat Teenage Jazz Star, Teenage Death Star menunjukkan bahwa lagu-lagu mereka juga dapat dieksplorasi melalui pendekatan musik yang jauh berbeda dari karakter penampilan mereka selama ini. Proyek tersebut sekaligus menjadi ruang kolaborasi bagi para musisi lintas genre di panggung Pestapora 2026.
Baca Juga :