d'AVERY (Foto: dok. d'AVERY)
d'AVERY (Foto: dok. d'AVERY)

d'AVERY Angkat Isu Kesehatan Mental Pria Lewat Single Terbaru "Lelaki Tak Bercerita"

Agustinus Shindu Alpito • 13 Juli 2026 18:30
Ringkasnya gini..
  • d'AVERY merilis "Lelaki Tak Bercerita", lagu yang menyoroti kesehatan mental dan stigma terhadap laki-laki.
  • Lewat "Lelaki Tak Bercerita", d'AVERY mengajak pria berani mengungkapkan emosi tanpa takut dianggap lemah.
  • Single terbaru d'AVERY mengangkat realitas banyak laki-laki yang memendam tekanan mental karena tuntutan budaya.
Jakarta: Di banyak budaya, laki-laki masih dibesarkan dengan keyakinan bahwa menangis adalah tanda kelemahan. Mereka diajarkan untuk kuat, memendam emosi, dan menyelesaikan masalah sendiri. Akibatnya, tak sedikit yang memilih diam ketika menghadapi tekanan hidup.
 
Fenomena itulah yang diangkat band alternative rock d'AVERY melalui single terbaru mereka, "Lelaki Tak Bercerita". Lagu ini menjadi karya kedua mereka sekaligus menghadirkan tema yang lebih serius dibanding rilisan sebelumnya, dengan menyoroti persoalan kesehatan mental yang masih jarang dibicarakan secara terbuka oleh laki-laki.
 
Dalam materi persnya, d'AVERY mengutip sejumlah data yang menunjukkan besarnya persoalan tersebut. Secara global, ratusan ribu laki-laki meninggal akibat bunuh diri setiap tahun. Ribuan lainnya mengakhiri hidup setiap hari karena depresi dan tekanan psikologis yang tidak pernah benar-benar tersampaikan kepada orang lain.

Bagi d'AVERY, persoalannya bukan hanya soal kesehatan mental, tetapi juga budaya.
 
Selama bertahun-tahun, laki-laki sering dibebani ekspektasi untuk selalu terlihat tegar. Ungkapan seperti "jangan menangis", "harus kuat", atau "laki-laki tidak boleh lemah" tanpa disadari membuat banyak pria memilih memendam kesedihan, kegagalan, kecemasan, hingga depresi sendirian.
 
Melalui "Lelaki Tak Bercerita", d'AVERY ingin menghadirkan suara bagi mereka yang selama ini memilih diam.
 
Secara musikal, lagu ini tetap mempertahankan karakter alternative rock yang menjadi identitas band, dipadukan dengan permainan gitar yang kuat, dinamika emosional, dan lirik yang reflektif. Kombinasi tersebut menjadi medium untuk menyampaikan pesan bahwa setiap orang, termasuk laki-laki, berhak mengungkapkan apa yang dirasakan tanpa takut dianggap lemah.
 
Proses kreatif lagu ini juga melibatkan kolaborasi internal para personel. Midas kembali menulis lirik, sementara notasi musik digarap bersama Eggie Chasmala, yang ikut terlibat sejak single pertama d'AVERY. Hasilnya adalah sebuah lagu yang tidak hanya mengandalkan kekuatan aransemen, tetapi juga narasi yang dekat dengan realitas banyak orang.
 
Menurut Midas, inspirasi lagu ini datang dari pengalaman yang sering mereka temui di sekitar.
 
"Lagu ini kami tulis dari kenyataan yang sering kami lihat di sekitar kami. Banyak laki-laki yang terlihat baik-baik saja, tetap bekerja, tetap tersenyum, tetap menjalani rutinitas, padahal sedang berjuang menghadapi tekanan mental yang berat. Mereka memilih diam karena takut dianggap lemah atau menjadi beban bagi orang lain," ujarnya.
 
Pernyataan tersebut menjadi inti pesan yang ingin dibawa d'AVERY. Alih-alih memandang kerentanan sebagai kelemahan, band ini ingin mendorong laki-laki untuk mulai membuka ruang percakapan mengenai kesehatan mental.
 
d'AVERY sendiri merupakan trio yang terbentuk pada 2024 dan beranggotakan Damien (gitar), Midas (vokal), serta Phanoz (drum). 
Lewat "Lelaki Tak Bercerita", d'AVERY menunjukkan bahwa musik tidak selalu harus menjadi pelarian. Kadang, sebuah lagu juga bisa menjadi awal dari percakapan yang selama ini dihindari—bahwa laki-laki pun memiliki hak untuk merasa rapuh, meminta pertolongan, dan bercerita.
 

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA