Stella Donnelly and Friends di The Nest Stage, Alex Blake Charlie, Pasir Panjang Station, Singapura. (Foto: Alvin Ho/24 OWLS Official)
Stella Donnelly and Friends di The Nest Stage, Alex Blake Charlie, Pasir Panjang Station, Singapura. (Foto: Alvin Ho/24 OWLS Official)

Stella Donnelly Pekikan Pentingnya Kampanye Pemberdayaan Perempuan

Hiburan LIPUTAN EKSKLUSIF Festival The Alex Blake Charlie
Cecylia Rura • 09 Desember 2019 20:40
Singapura: Tampilan menggemaskan Stella Donnelly dalam balutan gaun polkadot hitam berbasis putih sudah sejak awal menarik perhatian di festival musik Alex Blake Charlie. Sore hari Sabtu, 7 Desember 2019, dibuka dengan singel Grey dari Album EP Thrush Metal (2017). Alunan sendu ini ditemani dua rekanan perempuan Stella pada drum dan bass, serta rekan pria pada keyboard dan gitar.
 
Meski terbilang baru, Stella Donnelly merayap lewat ultimatum album debut Beware of the Dogs (2019). Dia tak jarang membicarakan tentang keadilan dan keseteraan melalui musik-musiknya yang tampak manis, gemas nan enerjik.
 
"Mari kita pemanasan dulu sebelum menyanyikan lagu ini. Aku akan menyanyikannya bersama sahabatku," ucap Stella sebelum membawakan singel Die bersama sang keyboardist dari panggung The Nest, Pasir Panjang Power Station, Singapura, Sabtu, 7 Desember 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Repertoar lagu kali ini didominasi debut album penuh Beware of the Dogs. Album ini banyak menyuarakan tentang keadilan, termasuk pemberdayaan perempuan. Topik ini selaras dengan tema yang diusung dalam Alex Blake Charlie Sessions.
 
Dari album tersebut, pesan kuat tentang pemberdayaan perempuan disampaikan lewat singel Boys Will Be Boys. Singel ini terinspirasi dari kisah sahabat Stella. Saat itu sahabatnya mengalami pelecehan seksual.
 
Stella Donnelly Pekikan Pentingnya Kampanye Pemberdayaan Perempuan
(Aksi panggung Stella Donnelly di The Alex Blake Charlie 2019. Foto: Muhd Syukri)
 

"Ini adalah kisah sahabatku. Bagiku kampanye pemberdayaan perempuan memang perlu disuarakan," ucap penyanyi asal Australia itu.
 
Stella bersama empat rekannya membawakan singel Grey, Beware of the Dogs, Allergies, Mosquito, Old Man, Seasons of Greetings, Bistro, Die, Lunch, Boys Will Be Boys, Mean to Me, dan Tricks.
 
Sebanyak 14 headliner baik solo maupun band memeriahkan The Alex Blake Charlie di antaranya ALMA, Goat Girl, Dream Wife, Ladies of LCD Soundsystem, unit pop asal Brooklyn Charly Bliss, singer-songwriter asal Irlandia Brindie Monds "SOAK" Watson, musisi asal Welsh-Australia Stella Donnelly dengan style ikonik retro vibes, pop-indie asal Inggris Kero Kero Bonito, penyanyi asal Swedia LEON, serta musisi dream-pop asal Norwegia Anna of the North.
 
Peraih nomine Mercury-Prize asal Welsh, Cate Le Bon juga ikut hadir memeriahkan dari "A" Stage. Perwakilan dari negara tuan rumah perhelatan ini ada Vandetta serta suara musik shoegaze dari Ginette Chittick. Dentuman musik elektronik dihadirkan lewat aksi A/K/A Sounds dan Ginette Chittick dari area Club B di tengah venue.
 
The Alex Blake Charlie Sessions dipromotori 24OWLS asal Singapura. Ini adalah tahun pertama gelaran 24OWLS dan mengangkat tema besar Women Empowerment atau pemberdayaan perempuan. Sebelumnya, orang-orang di balik 24OWLS mempromotori festival tur tahunan St. Jerome's Laneway asal Australia untuk digelar di Singapura.
 

 

(ASA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif