Sesi pemotongan hewannya digelar sehari setelah hari raya Iduladha 2026 pada Kamis (28/5). Sebelumnya, perempuan berusia 40 tahun ini tengah berada di Kayong, Kalimantan Barat, untuk bekerja.
Mantan istri Aldi Taher ini juga menjelaskan skema perjalanan helikopter untuk kembali ke Jakarta. Mobilisasi tinggi yang harus ia lakukan di berbagai kota Kalimantan memotong waktu pulangnya.
“Akhirnya mau enggak mau, ya sudah deh naik helikopter. Karena saya bilang, 'Mumpung saya ini Lebaran nih. Saya kan enggak pernah ke mana-mana, baru kali ini saya bisa ke mana-mana'," ucap Dewi.
Baca Juga :
Dewi Perssik Tegur Keras Aldi Taher, Kenapa?
"Ke Pontianak, dari Pontianak ke Ketapang. Dari Ketapang ke Kayong berapa jam? Waduh, wah enggak sampai-sampai, enggak kelar-kelar, akhirnya beliaunya (yang mengundang) memutuskan ya sudah tenang saja nanti naik pesawat, dan naik helikopter," lanjutnya.
Untungnya, Dewi berhasil mendarat di Jakarta tepat waktu sebelum hewan kurbannya disembelih. Meski lelah, Dewi langsung meminta dua ekor sapi limosinnya untuk disembelih.
"Saya sudah beli sapi, sapinya menunggu saya di situ di rumah, jadi saya mesti pulang. 'Pak, saya mesti pulang. Saya kalau enggak pulang bagaimana?’” kata Dewi.
Dewi Perssik dilaporkan melaksanakan kurban dengan total 12 sapi jumbo yang disebar ke beberapa daerah seperti Jakarta, Jember, hingga Malang.
Di Jakarta, Dewi Perssik berkurban dua sapi jumbo dengan bobot masing-masing 1,3 ton. Ia pun mendapatkan dua ekor kambing dari pihak peternak sebagai bonus lantaran memborong hewan tersebut.
Pemotongan itu menarik minat warga sekitar, sementara Dewi terus melantunkan takbir dengan sesekali menutup matanya karena tak tega melihat sapi kurbannya disembelih.
(Nyimas Ratu Intan Harleysha)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News