“Turut berduka cita sedalam-dalamnya atas tragedi kecelakaan kereta api di Bekasi Timur,” tulis Raffi Ahmad, dikutip dari akun Instagram @raffinagita1717 pada Selasa, 28 April 2026.
Ucapan Duka dan Doa Raffi Ahmad
Artis yang kini menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni tersebut memanjatkan doa bagi para korban, baik yang mengalami luka-luka maupun yang meninggal dunia.“Semoga para korban yang mengalami luka, semoga segera diberikan kesembuhan, para korban yang meninggal dunia diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan,” tulis Raffi Ahmad melalui akun @ukp_mudaseni_raffiahmad.
Raffi Ahmad diketahui mendatangi langsung lokasi kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026. Ia hadir mendampingi Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang juga turut menyatakan duka cita atas insiden memilukan tersebut.
Kronologi Tabrakan Kereta di Bekasi
Sebelumnya, kecelakaan kereta api terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026, sekitar pukul 20.50 WIB. Peristiwa tragis ini melibatkan Kereta Api (KA) jarak jauh Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line.Insiden tersebut mengakibatkan puluhan orang mengalami luka-luka dan menjadi salah satu kecelakaan kereta api paling memilukan dalam beberapa waktu terakhir.
Data Korban dan Dampak Operasional
Hingga Selasa, 28 April 2026 pukul 09.00 WIB, PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengonfirmasi tujuh orang meninggal dunia dalam insiden tersebut. Selain itu, terdapat 81 korban luka-luka yang telah dilarikan ke tiga rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.Seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek yang berjumlah 240 orang dipastikan selamat. Meski demikian, proses evakuasi yang masih berlangsung berdampak pada operasional perjalanan kereta.
Imbas dari kejadian ini, PT KAI menutup sementara layanan di Stasiun Bekasi Timur guna memaksimalkan proses evakuasi. Untuk saat ini, layanan KRL hanya dioperasikan sampai Stasiun Bekasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News