Kabar hilangnya abu jenazah Anita Mui telah dikonfirmasi oleh kepolisian setempat. Melansir The Straits Times, pihak kepolisian menerima laporan terkait dugaan hilangnya barang berharga di sebuah biara di Pulau Lantau, Hong Kong, pada 18 Juli lalu.
Laporan tersebut dikategorikan sebagai "permintaan bantuan kepolisian" dan saat ini tengah ditangani oleh tim reserse kriminal Distrik Lantau. Namun, pihak kepolisian menyatakan belum ada tersangka yang ditangkap hingga saat ini.
Temuan Penggemar di Biara Po Lin
Sebelumnya, klub penggemar Anita Mui mengungkapkan bahwa abu jenazah idola mereka yang disemayamkan di Biara Po Lin, Pulau Lantau, telah menghilang.
Melansir Dimsum Daily, sejumlah penggemar datang untuk memberikan penghormatan kepada Anita Mui di lokasi tersebut. Namun, mereka mendapati sekrup pada papan nama rumah abu dalam kondisi longgar dan guci yang seharusnya berada di dalamnya telah lenyap.
Mereka pun segera mengabarkan kejadian ini kepada pihak keluarga, yang langsung meneruskannya ke kepolisian.
Baca Juga :
Benarkah Kabar Jackie Chan Meninggal?
Keluarga Gelar Sayembara Rp113,9 Juta
Pada 10 Oktober 2026, pihak keluarga Anita Mui menyayangkan lambatnya perkembangan kasus ini yang kian menambah duka mereka. Pihak keluarga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi sekecil apa pun untuk segera melapor.
Kakak kandung Anita Mui, Peter Mui Kai-ming, bahkan menggelar sayembara dengan imbalan sebesar 50.000 dolar Hong Kong, atau sekitar Rp113,9 juta, bagi siapa saja yang berhasil memberikan petunjuk hingga abu adiknya ditemukan.
Mengenang Sosok Anita Mui
Sebagai informasi, Anita Mui meninggal dunia pada 30 Desember 2003. Penyanyi yang dijuluki "Queen of Cantopop" ini mengembuskan napas terakhirnya pada usia 40 tahun di Hong Kong Sanatorium & Hospital.
Anita Mui meninggal dunia setelah berjuang melawan penyakit kanker serviks yang dideritanya. Kematiannya dipicu oleh komplikasi pernapasan yang menyebabkan gagal paru-paru akibat kondisi kesehatan yang terus memburuk.