Momen almarhum Temon temani putrinya, Rambu wisuda pada Juni 2026 (Foto: Instagram @temontemplar27)
Momen almarhum Temon temani putrinya, Rambu wisuda pada Juni 2026 (Foto: Instagram @temontemplar27)

Pesan Terakhir Temon untuk Putrinya Sebelum Meninggal: Jangan Jadi Orang Jahat

Basuki Rachmat • 13 Juli 2026 18:01
Ringkasnya gini..
  • Rambu mengenang pesan terakhir Temon agar selalu menjadi orang baik, tidak merepotkan orang lain, dan menjauhi perbuatan jahat.
  • Temon masih sempat mengingatkan Rambu mengikuti seminar beberapa hari sebelum meninggal dunia sebagai bentuk kepeduliannya pada pendidikan.
  • Momen wisuda Rambu menjadi kenangan terakhir bersama Temon. Sang komedian sempat hadir dan bangga melihat putrinya lulus cum laude.
Jakarta: Kepergian komedian Simson Rarameha Ngadang atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Temon masih meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Sang komedian mengembuskan napas terakhir pada Minggu, 12 Juli 2026.
 
Di tengah suasana duka, putri Temon, Rica atau yang akrab disapa Rambu, mengenang komunikasi terakhirnya dengan sang ayah. Menurutnya, Temon yang merupakan lulusan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dikenal sebagai sosok yang sangat peduli terhadap pendidikan anak-anaknya.
 
Rambu mengungkapkan, beberapa hari sebelum meninggal dunia, sang ayah masih sempat menghubunginya untuk mengingatkan agar mengikuti sebuah seminar.

"Hari Rabu malam kalau enggak salah. Komunikasi terakhir. Cuma ngasih tahu ada seminar gitu buat saya ikutin gitu," ungkap Rambu di rumah duka kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, dikutip dari kanal YouTube Intens Investigasi, Senin, 13 Juli 2026.
Tak hanya itu, Temon juga sempat memberikan nasihat yang hingga kini terus diingat oleh putrinya.
 
"Papa sempat kasih wejangan harus jadi orang, jadi orang tuh harus baik, kasih aku saran kalau bisa jangan ngerepotin orang, jangan jadi orang jahat," kenangnya.
 
Sebelumnya, pada 24 Juni 2026, Temon sempat membagikan momen wisuda Rambu yang berhasil menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukum di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. Dalam unggahannya, Temon mengaku bangga karena putrinya berhasil lulus dengan predikat cum laude.
 
"Anak gue wisuda, cumlaude coy," tulis Temon saat itu.
 
Bagi Rambu, momen wisuda tersebut kini menjadi kenangan yang tak terlupakan. Ia bersyukur seluruh keluarga sempat berkumpul dan mengabadikan kebersamaan yang ternyata menjadi momen terakhir bersama sang ayah.
 
"Kemarin Papa sempat nemenin wisuda, senang sih karena keluarga pada ngumpul semua. Bersyukur banget momen wisuda kemarin akhirnya bisa ngumpul bareng semua, foto bareng, nggak nyangka saja itu jadi momen terakhir," ujar Rambu sambil menitikkan air mata.
 
Rambu juga mengenang peran besar Temon dalam perjalanan pendidikannya sejak kecil. Menurutnya, sang ayah selalu hadir untuk membantu setiap kali ia mengalami kesulitan saat belajar.
"Dulu Papa yang sering ngajarin sekolah, belajar. Kalau ada PR bingung nggak tahu cara nyelesaiinnya gimana, Papa yang kasih tahu, Papa yang ngajarin," tuturnya.
 
Di mata Rambu, Temon merupakan sosok ayah yang tegar dan jarang memperlihatkan kesedihannya di depan keluarga.
 
"Papa itu orangnya nggak pernah ngeluh ke saya. Di depan saya kayak kuat gitu. Yang paling dikangenin momen ngelucunya kali ya, kadang Papa suka ngelucu. Aslinya memang lucu, nggak cuma di TV doang," tutupnya.
 

 

 

 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA