Betrand Peto dan Sarwendah (Foto: instagram)
Betrand Peto dan Sarwendah (Foto: instagram)

Video Ruben Onsu dengan Pria yang Disebar Sarwendah Diduga Berasal dari Email Betrand Peto

Elang Riki Yanuar • 12 Oktober 2026 21:29
Ringkasnya gini..
  • Ruben Onsu melaporkan Sarwendah atas dugaan akses ilegal email Betrand Peto dan pencemaran nama baik terkait video call pribadinya.
  • Kuasa hukum Ruben menyebut tujuh akun media sosial diduga menyebarkan foto dan video pribadi Betrand yang berasal dari emailnya.
  • Betrand Peto terkejut foto dan video pribadinya tersebar di media sosial, sementara Ruben menempuh jalur hukum atas dugaan peretasan dan pencemaran nama baik.
Jakarta: Ruben Onsu melaporkan mantan istrinya, Sarwendah, ke Polda Metro Jaya atas dua dugaan tindak pidana, yakni akses ilegal terhadap akun email Betrand Peto serta pencemaran nama baik dan fitnah terkait penyebaran video call Ruben dengan seorang pria. 

Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, menyebut video dan data pribadi yang beredar diduga berkaitan dengan akses tanpa hak terhadap akun email Betrand Peto yang merupakan anak angkat Ruben dan Sarwendah ketika masih menikah. Kedua laporan tersebut dibuat pada 11 Oktober 2026 dengan nomor STTLP/B/7627 dan STTLP/B/7634.

Minola menjelaskan, laporan pertama berkaitan dengan dugaan akses ilegal terhadap akun email Betrand yang selama ini digunakan untuk menyimpan foto dan video pribadi. Data tersebut diduga diambil tanpa izin, kemudian tersebar melalui sejumlah akun media sosial.

"Jadi benar klein kami telah membuat dua laporan ke Pihak Polda Metro Jaya pada 11 Oktober 2026 dimana laporan pertama itu dengan nomor laporan STTLP B7627 terkait dengan illegal akses lantaran ada dugaan S masuk ke akun atau data pribadi seseorang yang dalam hal ini saudara BP (Betrand Peto) dan kemudian mengambil tanpa hak data-data, foto dan video yang ada di akun milik BP tersebut yang kemudian disalahgunakan videonya dengan beredarnya video-video milik pribadi BP yang dipublikasikan oleh beberapa akun," ungkap Minola di kantornya di Jakarta, Senin, 12 Oktober 2026.
Menurut Minola, penyebaran data pribadi tersebut melibatkan sejumlah akun media sosial. Pihaknya menduga sekitar tujuh akun menyebarluaskan foto dan video yang berasal dari email Betrand, yang akrab disapa Onyo.

"Ada sekitar 7 akun media sosial yang diduga menyebarkanluaskan data yang diambil dari hasil peretasan akun email Onyo yang email melakukan peretasannya itu melalui email Sarwendah19@gmail.com dan ada dua nomor telepon yang berdasarkan informasi dari BP diketahui itu merupakan nomor telepon SW," jelasnya.

Minola menyebut dugaan keterkaitan Sarwendah dengan akses terhadap email Betrand didasarkan pada informasi yang diterima pihaknya, termasuk alamat email dan dua nomor telepon yang disebut berkaitan dengan mantan istri Ruben tersebut. 

Menurut Minola, penyebaran rekaman tersebut dengan menampilkan wajah Ruben dan narasi tertentu berpotensi merugikan nama baik serta martabat kliennya. Dia juga menilai perekaman dan publikasi komunikasi pribadi tanpa izin merupakan tindakan yang perlu dipertanggungjawabkan secara hukum.

"Merekam tanpa izin saja sudah salah, apalagi mempublikasikannya tanpa alasan. Inilah yang dinilai klien kami sudah mencemarkan nama baik dan martabatnya. Ini jelas perbuatan melawan hukum,” pungkas Minola.

Dalam proses pelaporan, Ruben datang bersama Betrand ke Polda Metro Jaya pada Minggu, 11 Oktober 2026. Minola mengatakan jika Betrand merasa terkejut setelah mengetahui foto dan video yang disimpan di akun email pribadinya tersebar di ruang publik.
"Yang jelas BP sendiri merasa kaget bahwa foto dan video yang ada di akun emailnya yang selama ini dirinya simpan secara rapih tiba-tiba terpublikasi dimedia sosial dan diruang publik, sehingga Ketika dia melakukan pengechekan ternyata orang yang terakhir memiliki keterkaitan atau keterpautan dengan email yang disebutkan tadi (milik Sarwendah)," tukasnya.








 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA