​Melalui unggahan di platform Threads pada Kamis, 16 April 2026, Billar membongkar borok di balik layar proyek kripto yang sempat viral tersebut. Tak tanggung-tanggung, suami Lesti Kejora ini mengaku harus kehilangan dana hingga miliaran rupiah.
Dalam unggahan tersebut Rizky Billar secara terbuka mengatakan bahwa dirinya merugi Rp1,9 miliar.
"Developernya bisa dibilang ga komit, uangku pun nyangkut di situ Rp1,9 M mas," tulisnya di akun Threads @rizkybillar.
Dalam keterangan lanjutannya, Billar membeberkan bahwa jajaran pengembang (developer) koin tersebut mayoritas berbasis di Bandung dan merupakan kenalan dari rekan bisnisnya.
Pria bernama Reza disebut-sebut sebagai sosok yang memboyong tim pengembang tersebut sebagai direktur utama.
"Dirutnya Reza, beberapa kali saya post dulu. Developernya sepaket bawaan dia mayoritas orang Bandung," lanjutnya.
Lebih jauh, Billar mengakui bahwa kerugian yang dialaminya tidak lepas dari kurangnya pemahaman terhadap fundamental investasi kripto saat itu. Ia menyebut terlalu percaya pada pihak lain tanpa melakukan pendalaman yang cukup.
"Kesalahan saya juga ga terlalu mendalami bisnis baru dan terlalu percaya orang lain saat itu," ungkap Rizky Billar.

Sebagai pengingat, Leslarverse sempat muncul di tengah demam koin selebritas dengan narasi megah seputar metaverse, NFT, hingga sistem play-to-earn. Nama besar pasangan "Leslar" kala itu berhasil menciptakan hype luar biasa di ekosistem Web3 lokal.
Namun, seiring berjalannya waktu, aktivitas proyek tersebut kian meredup, likuiditas token terus anjlok, hingga akhirnya menemui jalan buntu. Saat ini, token LLVERSE diketahui sudah tidak lagi diperdagangkan di bursa kripto (exchange) mana pun.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lanjutan dari pihak Rizky Billar terkait langkah hukum yang akan ditempuh, termasuk kemungkinan membawa kasus ini ke ranah hukum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News