Ilustrasi (Gambar dihasilkan oleh kecerdasan buatan)
Ilustrasi (Gambar dihasilkan oleh kecerdasan buatan)

Cucu Komedian Legendaris Mpok Nori jadi Korban Pembunuhan

Agustinus Shindu Alpito • 22 Maret 2026 10:33
Ringkasnya gini..
  • Cucu Mpok Nori ditemukan tewas di kontrakan setelah ibunya datang pukul 03.00 WIB.
  • Polisi memastikan korban tewas akibat pembunuhan dengan luka kekerasan di tubuhnya.
  • Pelaku diduga orang dekat korban dan telah diamankan saat mencoba melarikan diri.
Jakarta: Kasus pembunuhan terhadap cucu komedian legendaris Betawi, Mpok Nori, mulai terungkap. Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui setelah ibu korban datang ke lokasi pada dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.
 
Korban diketahui bernama Dewhinta Anggary (36), yang ditemukan tidak bernyawa di dalam kontrakannya di kawasan Cipayung, Jakarta Timur. Penemuan tersebut bermula saat sang ibu datang untuk memastikan kondisi korban, namun mendapati situasi yang mencurigakan.
 
Karena tidak mendapat respons, keluarga berusaha masuk ke dalam rumah. Saat itulah korban ditemukan sudah tergeletak dengan kondisi mengenaskan.
 
Pihak kepolisian memastikan bahwa kematian korban merupakan kasus pembunuhan. Dari hasil penyelidikan awal, korban mengalami luka akibat kekerasan di beberapa bagian tubuh.

Pelaku diduga merupakan mantan suami korban. Setelah kejadian, pelaku sempat melarikan diri, namun berhasil ditangkap aparat saat hendak kabur ke arah Merak pada hari yang sama.
 
Motif sementara diduga berkaitan dengan persoalan hubungan pribadi dan ekonomi antara korban dan pelaku. Polisi masih terus mendalami kasus tersebut untuk memastikan kronologi lengkap dan motif pasti di balik pembunuhan ini.
 
Jenazah korban sempat dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses autopsi sebelum akhirnya dimakamkan oleh pihak keluarga.
 
Peristiwa ini menambah daftar kasus kekerasan dalam hubungan personal yang berujung fatal. Duka mendalam pun menyelimuti keluarga besar, termasuk publik yang mengenal sosok Mpok Nori sebagai ikon komedi Betawi.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA