Penemuan Benjolan saat Mandi
Dwayne Johnson mengatakan bahwa ia menemukan sebuah benjolan di salah satu testisnya saat sedang mandi. Momen ini terjadi tepat sebelum ia menghadiri acara pers untuk film terbarunya, Jumanji: Open World.Meski kini kondisinya baik-baik saja, Dwayne Johnson sempat merasa sangat cemas karena benjolan itu terasa sakit. Hal tersebut membuatnya berpikir bahwa masalah kesehatan itu merupakan salah satu gejala kanker testis.
"Omong-omong, saya baik-baik saja. Tapi waktu itu saya belum tahu, dan rasanya benar-benar sakit,” kata Dwayne Johnson, dikutip dari majalah Esquire, pada Senin, 15 Juni 2026.
Merahasiakan Kondisi dari Istri
Dwayne Johnson mengaku sempat merahasiakan masalah kesehatan ini dari orang-orang terdekatnya, termasuk sang istri, Lauren Hashian."Saya tidak ingin membuatnya cemas sebelum tahu pasti apakah ini sesuatu yang benar-benar perlu dikhawatirkan," ungkapnya.
Setelah itu, Dwayne Johnson menemui dokternya untuk menjalani pemeriksaan. Sang dokter menjelaskan bahwa benjolan tersebut kemungkinan merupakan kasus epididimitis, yaitu peradangan pada saluran berliku di bagian belakang testis (epididimis) yang berfungsi menyimpan dan menyalurkan sperma.
Menjalani Pemeriksaan USG
Meski demikian, dokter juga tidak menampik bahwa benjolan itu bisa menjadi gejala kanker testis. Oleh karena itu, Dwayne Johnson diinstruksikan untuk segera menjalani pemeriksaan USG tepat setelah menyelesaikan rangkaian acara promosi film Jumanji."Jadi, saya harus menjalani 24 jam itu dalam ketidakpastian. Padahal saya dituntut untuk tetap prima sepanjang hari, bercanda, dan menyampaikan pidato,” tutur Dwayne Johnson.
Riwayat Kesehatan dan Perjuangan Masa Lalu
Dwayne Johnson diketahui tidak memiliki riwayat penyakit kanker. Namun, ia pernah didiagnosis mengalami gangguan mikrobioma usus atau kebocoran usus (leaky gut) akibat konsumsi antibiotik di masa lalu. Kondisi ini sempat memicu penurunan berat badan yang cukup drastis.Selain masalah fisik, Dwayne Johnson juga secara terbuka mengakui telah berjuang melawan depresi sebanyak tiga kali dalam hidupnya. Fase depresi terberatnya terjadi saat ia berusia 15 tahun setelah menyaksikan ibunya mencoba bunuh diri, ketika impian karier sepak bolanya (NFL) kandas karena cedera, serta saat ia melalui proses perceraian.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda