Dalam unggahannya, ia mengenang awal perjalanannya saat masih kecil di New Jersey. Ia mengatakan sejak kecil sudah bermimpi menjadikan sulap sebagai bagian dari hidupnya.
Baginya, sulap bukan sekadar pekerjaan, tapi sesuatu yang menunjukkan bahwa hal yang terlihat mustahil sebenarnya bisa saja terjadi.
Selama 25 tahun tampil di Las Vegas, Copperfield mengaku keberhasilannya tidak lepas dari kerja keras kru dan tim dari MGM. Berkat kerja sama tersebut, ia berhasil menampilkan pertunjukan sulap hampir setiap malam dan menghibur lebih dari 7 juta penonton yang datang dari berbagai negara.
Sebagai penutup perjalanan panjangnya, ia berencana mengadakan sekitar 120 pertunjukan selama delapan minggu. Pertunjukan ini juga menjadi cara Copperfield menyampaikan pesan bahwa siapa pun yang punya mimpi besar tetap bisa mewujudkannya jika terus berusaha.
Sepanjang kariernya, Copperfield dikenal lewat berbagai aksi ilusi yang sangat terkenal. Beberapa di antaranya adalah membuat Patung Liberty terlihat menghilang, melayang di atas Grand Canyon, hingga berjalan menembus Tembok Besar China.
Berkat kesuksesan tersebut, majalah Forbes bahkan menobatkannya sebagai pesulap panggung paling sukses secara komersial sepanjang masa.
Pada tahun 2023, Copperfield juga sempat membuat publik penasaran dengan rencananya untuk “menghilangkan” bulan dari langit, sebuah proyek yang katanya sudah ia siapkan selama 30 tahun. Meski begitu, hingga sekarang rencana tersebut belum benar-benar terwujud.
Di balik kesuksesan dan prestasinya, perjalanan karier Copperfield juga pernah diwarnai beberapa kontroversi. Namanya sempat muncul dalam dokumen yang berkaitan dengan kasus Jeffrey Epstein.
Selain itu, pada 2018 ia juga menghadapi tuduhan penyerangan dari seorang model. Saat itu Copperfield meminta publik untuk tidak langsung menghakimi sebelum semua fakta benar-benar jelas.
(Jasmine)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News