Winda Can (Foto: X)
Winda Can (Foto: X)

Winda Can Botol Parfum Viral, Banyak Warganet Penasaran

Basuki Rachmat • 11 Februari 2026 23:11
Ringkasnya gini..
  • Winda Can viral usai potongan video di kamar beredar tanpa konteks, picu spekulasi warganet.
  • Video disebut tersebar dalam beberapa bagian, publik ramai cari versi full berdurasi 7 menit lebih.
  • Akun diprivat, publik diimbau waspada link mencurigakan yang berpotensi malware dan phishing.
Jakarta: Media sosial kembali diramaikan dengan kemunculan sosok wanita bernama Winda Can yang mendadak viral dan menjadi perbincangan warganet.
 
Nama Winda Can mencuat setelah beredarnya potongan video singkat yang menampilkan dirinya berada di dalam kamar, termasuk di area kamar mandi. Dalam cuplikan tersebut, ia terlihat memainkan sebuah botol parfum dengan ekspresi yang memicu beragam spekulasi dari penonton.
 
Karena video yang beredar hanya berupa potongan singkat tanpa konteks utuh, warganet pun ramai-ramai mencari versi lengkap dari video tersebut. Rasa penasaran publik membuat nama Winda Can cepat masuk dalam daftar pencarian populer di sejumlah platform media sosial.
Tak hanya satu, video yang dikaitkan dengan Winda Can disebut-sebut tersebar dalam empat bagian berbeda, masing-masing berdurasi sekitar dua menit. 

Bahkan, ada warganet yang mengklaim total durasi keseluruhan video mencapai 7 menit 45 detik. Klaim tersebut semakin memicu pencarian tautan “versi full” di berbagai platform.
 
Namun sebagian warganet menilai bahwa konten yang beredar tersebut kurang pantas untuk disebarluaskan di ruang publik.
 
Di tengah ramainya perbincangan, Winda Can yang diketahui berprofesi sebagai penjual jus dikabarkan telah memprivat seluruh akun media sosial pribadinya. 
 
Langkah tersebut diduga sebagai upaya untuk meredam perhatian warganet sekaligus mencegah penyebaran konten videonya yang kini semakin meluas.
 
Menanggapi fenomena ini, Sobat Medcom diimbau untuk tetap bijak dan waspada terhadap tautan atau link yang beredar di media sosial.
Tidak sedikit pihak tak bertanggung jawab yang memanfaatkan momentum viral untuk menyebarkan tautan mencurigakan yang berpotensi mengandung malware maupun praktik phishing.
 

 

 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA