Eko Patrio (Foto: Instagram/ekopatriosuper)
Eko Patrio (Foto: Instagram/ekopatriosuper)

Curhat Eko Patrio Usai Penjarahan Rumah: Sempat Menutup Diri karena Trauma

Rafi Alvirtyantoro • 06 April 2026 15:50
Ringkasnya gini..
  • Eko Patrio mengaku trauma berat setelah kediamannya hancur akibat aksi penjarahan massa pada Agustus 2025.
  • Insiden penjarahan tersebut diduga dipicu oleh kemarahan publik terkait unggahan video parodi "sound horeg" milik Eko.
  • Kini Eko Patrio memilih untuk bangkit dan mengikhlaskan seluruh kerugian materiil dengan dukungan penuh rekan grup lawaknya.
Jakarta: Politikus sekaligus komedian Eko Patrio mengaku trauma atas aksi penjarahan yang menimpa kediamannya pada Agustus 2025.
 
Rumah Eko dilaporkan hancur berantakan dengan kaca jendela pecah, dinding penuh vandalisme, dan barang-barang berharga ludes diambil massa. Kejadian ini diduga dipicu oleh kemarahan publik atas video parodi "sound horeg" unggahan Eko yang dinilai tidak sensitif terhadap situasi masyarakat saat itu.  

Dukungan Rekan Grup Patrio

Eko Patrio mengungkapkan bahwa rekan-rekannya memberikan dukungan moril, termasuk Parto dan Akri. Mereka bertiga diketahui tergabung dalam grup lawak Patrio.
 
“Jadi WhatsApp, teleponan, kasih support, kasih semangat udah, gitu,” kata Eko Patrio, dikutip dari program FYP pada Senin, 6 April 2026.

Menurutnya, dukungan tersebut sudah cukup baginya. Apalagi saat itu ia sempat menutup diri karena merasa trauma akibat insiden penjarahan tersebut.
 
“Itu aja udah lebih dari cukup karena memang waktu itu emang gue kan meng-close mau ketemu orang kan masih trauma,” ucap Eko.  

Candaan di Tengah Duka

Dalam kesempatan itu, Akri melontarkan lelucon mengenai alasannya belum berkunjung ke rumah Eko pascakejadian.
 
“Dan gue juga mau ke rumahnya nggak enak, masih berantakan takut disuruh beres-beres,” ujar Akri.
 
Eko Patrio pun membalas lelucon tersebut dengan menyebutkan bahwa kondisi rumahnya memang sudah kosong.
 
“Lagi pula kalau gue undang juga percuma, nggak ada apa-apanya semua,” balas Eko.  

Kedewasaan Menghadapi Musibah

Melaney Ricardo, salah satu pemandu acara tersebut, menilai Eko Patrio memiliki sikap yang dewasa. Hal ini terlihat dari caranya menyikapi musibah yang telah berlalu.
 
“Tingkat tertinggi dari kedewasaan lho saat orang maksudnya ada satu kejadian nggak enak, sedih udah lewat, tapi pada akhirnya lu zoom out masalah itu udah lewat, lu udah bisa menertawakan,” jelas Melaney.
 
Raffi Ahmad yang juga memandu acara FYP mengatakan bahwa Eko Patrio telah berdamai dengan keadaan dan mengikhlaskan segalanya.
 
“Itu sudah berdamai dengan keadaan dan mengikhlaskan semua. Mas Eko itu termasuk yang ikhlas,” kata Raffi.
 
Saat penjarahan terjadi, Eko Patrio fokus menenangkan sang istri, Viona Rosalina. Hal ini diungkapkan oleh Raffi Ahmad yang sempat berkomunikasi dengan Eko pada saat kejadian.
 
“Istrinya mah nangis-nangis, Mas Eko itu menenangkan beliau,” ungkap Raffi.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ELG)




TERKAIT

BERITA LAINNYA