Habib Jafar hadiri prosesi pemakaman Vidi Aldiano (Foto: Medcom/Rafi Alvirtyantoro)
Habib Jafar hadiri prosesi pemakaman Vidi Aldiano (Foto: Medcom/Rafi Alvirtyantoro)

Kesaksian Habib Jafar di Makam Vidi Aldiano: 7 Tahun Sakit Jadi Penggugur Dosa

Basuki Rachmat • 08 Maret 2026 11:02
Ringkasnya gini..
  • Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman penyanyi dan penulis lagu Vidi Aldiano di TPU Tanah Kusir pada Minggu pagi, 8 Maret 2026.
  • Jenazah Vidi Aldiano tiba di area pemakaman sekitar pukul 08.00 WIB.
  • Habib Jafar menyampaikan kesaksiannya mengenai pribadi Vidi Aldiano yang dikenalnya sebagai sosok yang baik hingga akhir hayatnya.
Jakarta: Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman penyanyi dan penulis lagu Vidi Aldiano di TPU Tanah Kusir pada Minggu pagi, 8 Maret 2026.
 
Berdasarkan pantauan Medcom.id, jenazah Vidi Aldiano tiba di area pemakaman sekitar pukul 08.00 WIB. Sebelumnya, jenazah sempat disemayamkan di rumah duka di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, sebelum diberangkatkan menuju tempat peristirahatan terakhirnya.
 
Sejumlah pelayat yang terdiri dari keluarga besar, rekan sesama artis, hingga para penggemar tampak memadati area pemakaman untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pelantun lagu "Status Palsu" tersebut. 

Salah satu tokoh publik yang turut hadir adalah penceramah Husein Ja'far Al Hadar atau yang lebih dikenal sebagai Habib Jafar.
 
Usai prosesi pemakaman, Habib Jafar sempat menyampaikan kesaksiannya mengenai sosok Vidi Aldiano kepada awak media. Menurutnya, wafatnya Vidi di bulan Ramadan menjadi salah satu pertanda baik.
 
"40 orang menyaksikan bahwa beliau orang baik, itu adalah pertanda beliau insyaallah diterima di surga-Nya Allah," ungkap Habib Jafar di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Minggu, 8 Maret 2026.
 
Habib Jafar juga menilai bahwa kepergian Vidi di bulan Ramadan memiliki makna tersendiri, mengingat bulan tersebut dikenal sebagai waktu yang penuh keberkahan bagi umat Muslim.
 
"Kemudian ini hari baik, bulan baik, bulan Ramadan. Hari diturunkannya Al-Qur'an, insyaallah beliau naik ke sisi Allah bersama Al-Qur'an yang dibacanya. Karena beliau selalu meng-update bagaimana ibadahnya, bacaan Al-Qur'annya kepada saya," lanjutnya.
 
Ia juga menyinggung perjuangan panjang Vidi selama beberapa tahun terakhir melawan penyakit kanker ginjal yang dideritanya. Menurut Habib Jafar, penderitaan yang dialami Vidi selama masa sakit diyakini dapat menjadi penggugur dosa.
 
"Beliau selama 7 tahun mengalami rasa sakit, yang itu penggugur dosanya insyaallah, sehingga pulang dalam keadaan sebaik-baiknya manusia ketika pulang ke haribaan (pangkuan) Allah," tuturnya.
 
Sebagai penutup, Habib Jafar menyampaikan kesaksiannya mengenai pribadi Vidi Aldiano yang dikenalnya sebagai sosok yang baik hingga akhir hayatnya.
 
"Saya cuman bisa bersaksi bahwa Vidi Aldiano yang saya kenal selama beberapa tahun ini sebagai orang yang sangat baik. Saya bersaksi bahwa beliau orang baik," tutup Habib Jafar.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA